KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Operasi, Fokus Misi Kemanusiaan
KRI Sriwijaya-100 resmi masuk TNI AL. Kapal induk ini siap menjalankan tugas negara, terutama misi kemanusiaan dan OMSP.
Rina Nose. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Rina Nose menjadi salah satu figur publik yang kerap menerima bully-an dari warganet. Ia juga tak segan-segan membalas komentar pedas warganet itu di media sosial.
Kali ini, host cantik itu kedapatan membalas komentar netizen yang kepo tentang rencana pernikahan Rina Nose dan kekasih bulenya, Josscy Vallazza Aartsen.
"Masa seribet itu mau nikah sama orang Belanda," kata salah seorang warganet.
"Di Indonesia aja kalau mau nikah butuh waktu banyak buat seluruh persiapan," balas Rina Nose.
Ada juga netizen yang takut jika Rina Nose dan kekasihnya nggak jadi menikah.
"Jadi nikah nggak ya nanti batal lagi seperti dulu," kata netizen tersebut.
"Tenang aja, gue udah sering gagal, udah paham gimana rasanya dan gimana ngadepinnya," jelas Rina Nose.
Sontak saja, unggahan Rina Nose itu langsung diserbu puluhan komentar netizen. Di antaranya sebagai berikut.
"Kalau menikah dengan sesama warga negara nggak terlalu ribet. Kalau menikah dengan berbeda warga negara bukan ribet tapi lebih banyak urus surat-surat yang harus diurus, jadi makan waktu lama," kata akun @dewiginta.
"Doain aja kek yang baik-baik, kalau nggak mau doain diem aja gitu," terang netizen @firmanchilmakeup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KRI Sriwijaya-100 resmi masuk TNI AL. Kapal induk ini siap menjalankan tugas negara, terutama misi kemanusiaan dan OMSP.
Transformasi PT KAI mengubah layanan kereta dari boarding pass hingga Face Recognition Boarding dan aplikasi Access by KAI.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengajak warga Semin aktif gotong royong untuk memperkuat mitigasi bencana menghadapi musim hujan.
PSSI mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig Bandung untuk latihan tim FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat dinyatakan siap.
Komnas HAM mengusulkan tim gabungan investigasi lintas instansi untuk mengurai fakta konflik Papua dan menangani dampak kemanusiaannya.
KAI Daop 6 menghadirkan rail clinic dan rail library di Stasiun Sentolo. Sebanyak 200 warga mendapat layanan kesehatan gratis.