Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Pangung Dynamic Synchronize Fest 2018 di Gampir Expo, Jumat (5/10/2018)./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Gelaran Synchronize Fest akan dilagsungkan pada 4,5 dan 6 Oktober 2019 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Tak ketinggalan di ajang festival musik itu, para pemusik dari Jogja.
Ada Prontaxan, Frau, NDX AKA, Orkes Sinten Remen, Orkes Pensil Alis, Tashoora, Rubah di Selatan, Sheila on 7, Stars and Rabbit dan band street punk Jogja, DOM 65. Mereka akan bergabung dengan puluhan pemusik lainnya dari Indonesia untuk beraksi di Synchronize Fest yang selalu mengangkat tema It’s Movement.
Nama-nama lain yang akan tampil yakni BIP, Begundal Lowokwaru, Efek Rumah Kaca, Elephant Kind, Dialog Dini Hari, GIGI, Kelompok Penerbang Roket, Pemuda Sinarmas, Navicula maupun NTRL. Total ada 129 nama artis yang telah dipastikan akan tampil pada selama tiga hari berturut-turut itu.
Synchronize Fest merupakan festival musik multigenre tahunan berskala nasional yang mengundang puluhan ribu audience untuk merayakan keberagaman jenis musik hidup di lima panggung selama tiga hari, tiga malam, menikmati suguhan 100-an pertunjukan terkurasi dari artis-artis terfavorit dan terbaik Tanah Air yang datang dari dekade 70-an, 80-an, 90-an hingga 2000-an. Seluruh genre musik populer bakal ditampilkan di Synchronize Fest.
Synchronize Fest juga akan menyuguhkan berbagai pengalaman terkurasi lainnya bagi para audience, di antaranya adalah Outdoor Cinema, Art & Merch Market, Records Fair hingga F&B Festival.
Sejarah digelarnya Synchronize Fest sendiri terjadi pada 2000. Berawal dari semangat militan sekelompok anak muda yang mempelopori festival musik elektronik hingga akhirnya sembilan tahun kemudian, pada Februari 2009, berkembang menjadi sebuah festival musik tiga hari yang menampilkan beragam aksi terbaik dari kancah hiburan musik hidup Tanah Air di Plaza Indonesia Entertainment X’nter, Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.