KPK Periksa Bos Tempo Scan Group Terkait Dugaan Pemberian di Imipas
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
Ilustrasi Sayuran/Reuters
Harianjogja.com, PADANG - Perencanaan pola makan yang tepat dapat mencegah peningkatan prevalensi penyakit tidak menular di Tanah Air.
"Penyakit tidak menular menjadi penyebab utama kematian global saat ini dan hasil riset kesehatan dasar 2018 menunjukan terjadi kenaikan prevalensi dalam lima tahun terakhir," kata Guru Besar Ilmu Gizi Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, Prof Delmi Sulastri di Padang, Kamis (18/8/2019).
Menurutnya, perencanaan pola makan yang tepat merupakan salah satu hal penting demi menjaga tubuh tetap sehat, mencegah terserang penyakit tidak menular seperti kanker, stroke, ginjal, diabetes melitus dan hipertensi.
"Pola makan yang baik adalah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh baik jumlah, porsi dan variasi, frekuensi serta faktor genetik seseorang," kata dia.
Ia memaparkan saat ini telah berkembang ilmu baru yang mengaitkan diet dengan gen DNA yang mengatur fungsi tubuh.
Ilmu itu disebut genomik nutrisional yang mempelajari respon gen terhadap makanan yang dimakan bertujuan mengetahui secara dini perubahan yang terjadi pada tubuh setelah makanan masuk.
Delmi mengatakan respon tubuh manusia terhadap makanan yang dikonsumsi tidak selalu sama karena adanya perbedaan bentuk fisik, gen dan metabolisme yang terjadi.
Oleh sebab itu konsumsi makanan yang didasarkan kebutuhan masing-masing dapat digunakan mencegah serta menyembuhkan berbagai penyakit kronis.
Ia memberi contoh di Sumatera Barat masyarakat mempunyai pola makan khas yaitu tinggi lemak dengan rendah buah dan sayur.
Pola makan seperti ini diduga sebagai faktor lingkungan yang dapat mempercepat terjadi hipertensi dan dengan diet tinggi lemak dapat menekan sintesis nitrogren monoksida.
Lebih lanjut ia menyampaikan diet tinggi lemak akan menyebabkan peningkatan asam lemak darah yang dapat menyebabkan hambatan terhadap ekspresi gen insulin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.