Penimbun Pertalite di Temanggung Ditangkap, Ini Modusnya
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Ilustrasi rambut/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Para wanita banyak yang mewarnai rambutnya untuk menunjang penampilan. Namun, ada beberapa kesalahan saat mewarnai rambut yang selama ini mungkin tidak kita ketahui.
Mewarnai rambut saat ini bukan lagi menjadi tren kecantikan semata, tapi memang sudah menjadi rutinitas dalam meningkatkan penampilan. Memang bukan hal yang mudah untuk mewarnai rambut dan mendapatkan warna yang benar-benar sesuai.
Sebelum kamu mewarnai rambut untuk kesekian kalinya, ada baiknya kamu tahu terlebih dahulu apa saja kesalahan-kesalahan saat mewarnai rambut.
1. Menghindari warna yang terlalu merah
Selain merah, warna hangat juga seharusnya tidak dihindari. Rambut pirang yang semakin gelap diperbaiki dengan warna rambut yang lebih hangat.
Warna rambut yang lebih hangat ini antara lain seperti coklat gelap atau coklat karamel. Warna-warna tersebut akan membuat warna kulit dan mata semakin menarik perhatian.
2. Menginginkan warna yang sama
Perlu kamu tahu bahwa tidak ada warna rambut yang dihasilkan hanya dari satu warna saja. So, mintalah saran pada ahlinya untuk mendapatkan warna rambut yang sempurna.
3. Tidak mengubah makeup
Kamu harus menyesuaikan tampilan makeup dengan warna rambut. Tampilan yang serasi akan membuat perubahan pada penampilan semaki oke dan serasi.
4. Menggunakan produk sampo yang sama
Ketika kamu berganti warna rambut, pastikan kamu juga mengganti sampo yang cocok dengan kondisi rambut dan warna rambut terbaru. Selain itu, membilas rambut dengan cuka juga dapat membantu rambut lebih bersinar.
5. Mengubah warna pirang menjadi coklat
Kesalahan saat mewarnai rambut lainnya adalah mengubah warna pirang menjadi coklat. Apalagi jika kamu mengubahnya ketika cuaca panas. Sebab saat cuaca sedang panas, klorin dan air garam dapat memudarkan warna rambut dengan lebih cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.