Duduk di Depan TV Bisa Memicu Penyakit Jantung

Chelin Indra Sushmita
Chelin Indra Sushmita Minggu, 07 Juli 2019 12:37 WIB
Duduk di Depan TV Bisa Memicu Penyakit Jantung

Ilustrasi televisi (Pictagram)

Harianjogja.com, SOLO – Duduk menonton televisi selama beberapa jam tanpa disadari menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Bahkan, hasil penelitian terbaru menyebut hal ini lebih membahayakan kesehatan ketimbang duduk di kantor.

Hasil penelitian yang dipublikasikan pada Journal of the American Heart Association, seperti dikutip dari Medical Xpress, Sabtu (6/7/2019), mengungkapkan duduk di depan TV jauh lebih membahayakan kesehatan.

Penelitian yang dilakukan di Colombia University itu menyebut menonton televisi memicu masalah kardiovaskular dan kematian dibandingkan duduk di kantor sambil mengetik di depan komputer.

Duduk di depan TV dalam waktu lama berbahaya bagi kesehatan. Hal itu jauh lebih berbahaya ketimbang duduk di kantor sambil bekerja di depan komputer. Saat bekerja, seseorang masih mungkin untuk bangkit dari tempat duduk untuk berjalan dan meregangkan tubuh. Namun, jika duduk di depan TV, seseorang biasanya malas bangkit karena merasa sangat nyaman dengan posisinya,” demikian penjelasan dalam hasil penelitian tersebut.

Penelitian ini dilakukan terhadap 3.500 orang selama delapan tahun. Dari hasil penelitian tersebut diketahui orang yang menonton TV setiap hari selama empat jam atau risiko kematian atau terkena serangan jantung jauh lebih tinggi 50 persen lebih tinggi dibandingkan yang melakukannya sekitar dua jam.

Meski demikian, orang yang terlalu lama duduk di kantor bukan berarti jauh lebih sehat. Terlalu lama duduk memicu masalah pinggul dan melemahkan otot di bagian panggul.

Anda bisa mengatasinya dengan berolahraga ringan atau sekadar meregangkan otot yang kaku. Anda juga sebaiknya mencukupi kebutuhan air guna menghilangkan rasa nyeri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online