Balap Liar Ganggu Pasien RS Panti Waluyo, Polisi Sita 10 Motor
Polresta Solo menyita 10 sepeda motor balap liar dan berknalpot brong di depan RS Panti Waluyo setelah menerima keluhan dari keluarga pasien.
Meletakkan ponsel terbalik. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Fenomena yang dikenal sebagai "phone snubbing" atau "phubbing"—ketika seseorang yang sedang bersama Anda justru asyik dengan ponselnya sendiri, menjadi bagian yang menyakitkan di era digital. Situasi ini membuat kehadiran fisik jadi terasa jauh, meski hanya duduk berseberangan.
Untuk menghadapi ini, banyak orang mulai menerapkan ponsel dengan layar menghadap ke bawah saat sedang bersama orang lain. Ternyata, kebiasaan ini membawa beberapa manfaat nyata:
Menghemat Baterai Ponsel
Secara praktis, meletakkan ponsel dengan layar menghadap ke bawah membuat layar tidak menyala setiap kali ada notifikasi masuk. Ini membantu menghemat baterai, terutama jika Anda tergabung dalam banyak grup chat atau mengaktifkan notifikasi dari berbagai aplikasi. Satu notifikasi memang tidak signifikan, tapi puluhan atau ratusan notifikasi dalam sehari bisa membuat baterai cepat habis.
BACA JUGA: Ribuan Balita di Gunungkidul Terindikasi Stunting
Menunjukkan Anda Peduli pada Lawan Bicara
Dari sisi etika sosial, menyembunyikan layar ponsel adalah tanda penghormatan kepada orang yang sedang bersama Anda. Ini menunjukkan bahwa Anda berusaha untuk tidak terdistraksi oleh notifikasi yang terus bermunculan, apalagi di tempat gelap seperti bar atau kafe. Anda ingin fokus pada percakapan, bukan pada layar.
Dilansir dari CNET, Sabtu (21/6/2025), Michelle Davis, psikolog klinis di Headspace, mengatakan kontak mata adalah salah satu bentuk koneksi manusia yang paling kuat. Penelitian neuroscience menunjukkan bahwa saat dua orang melakukan kontak mata langsung, aktivitas otak mereka mulai sinkron, mendukung komunikasi yang lebih efektif dan meningkatkan empati.
“Sinkronisasi ini bisa terganggu jika perhatian teralihkan ke ponsel, bahkan hanya sebentar,” kata Davis.
Meminimalkan Kehadiran Ponsel dalam Hidup
Alasan lain yang lebih personal: ponsel kini terasa terlalu mendominasi ruang hidup kita, baik secara fisik maupun mental. Dengan layar yang semakin besar dan fitur yang semakin menarik, ponsel mudah sekali mencuri perhatian—bahkan dari hal-hal yang lebih penting seperti keluarga, teman, buku, atau film. Meletakkan ponsel dengan layar menghadap ke bawah adalah langkah kecil untuk mengurangi daya tariknya dan mengembalikan fokus pada dunia nyata.
Detok Digital
Di era digital, terlepas dari smartphone dan internet adalah hal yang mewah. Anda harus dapat menangkap hal itu salah satunya dengan memilih untuk tidak membiarkan layar ponsel "menatap" Anda ketika Anda tidak sedang menggunakannya.
Kebiasaan sederhana ini bisa menjadi awal dari perubahan besar dalam interaksi sosial, lebih hemat baterai, dan lebih sehat secara mental. Jadi, lain kali Anda bertemu teman atau keluarga, cobalah letakkan ponsel Anda dengan layar menghadap ke bawah—dan rasakan bedanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polresta Solo menyita 10 sepeda motor balap liar dan berknalpot brong di depan RS Panti Waluyo setelah menerima keluhan dari keluarga pasien.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.