JBBA 2026: Menjaga Keseimbangan di Tengah Pertumbuhan
JBBA 2026 digelar Harian Jogja untuk mengapresiasi entitas yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan berbasis sosial, budaya, dan lingkungan.
Ilustrasi./Freepik
CIAMIS—Palpitasi jantung menjadi salah satu penyakit yang tidak selalu berakibat fatal terhadap kesehatan. Meskipun begitu, palpitasi jantung ini dapat memicu komplikasi penyakit seperti strok hingga gagal jantung.
Terkait dengan apa itu palpitasi jantung, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ciamis (idiciamis.org) memberikan penjelasan seperti berikut ini.
Dilansir dari idiciamis.org, Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Ciamis membagikan penyebab dan gejala palpitasi jantung di malam hari sebagai berikut ini:
1. Mengonsumsi kafein dan minuman beralkohol
2. Mengalami dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit di tubuh
3. Obesitas
4. Stres, depresi dan rasa cemas
5. Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti pil diet
6. Kelelahan
7. Olahraga berlebihan
8. Demam
Untuk mengetahui lebih banyak tentang kegiatan dan program idiciamis.org, masyarakat dapat mengunjungi laman resmi mereka di https://idiciamis.org/
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JBBA 2026 digelar Harian Jogja untuk mengapresiasi entitas yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan berbasis sosial, budaya, dan lingkungan.
Jelang Pilur serentak Gunungkidul 2026, lurah diwajibkan menyerahkan LPJ akhir masa jabatan kepada bupati paling lambat 26 Juni 2026.
Dinkes Bantul menargetkan 460.000 warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan strategi jemput bola hingga komunitas.
PKB DIY mempercepat konsolidasi dan penataan badan partai sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 serta memperkuat struktur organisasi.
BYD M6 DM-i diuji di rute Semarang-Kopeng. Teknologi PHEV diklaim mampu mencapai efisiensi hingga 65 km per liter.
WhatsApp diretas bisa dikenali dari pesan terbaca sendiri hingga perangkat asing yang terhubung. Simak tanda dan cara mengamankan akun.