Polisi Kejar Aset Tersangka Investasi Bodong Banyumas, Kerugian Rp25 M
Polresta Banyumas memburu aset tersangka investasi bodong melalui penyidikan TPPU untuk memulihkan kerugian korban yang diperkirakan mencapai Rp25 miliar.
Model memeragakan karya Isa Setyawan di Jogja Fashion Week, Minggu (25/8/2024). - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Tren busana di kalangan anak muda, terutama mahasiswa sering kali dipengaruhi oleh viralitas di media sosial dan perilaku imitasi.
Psikolog anak dan keluarga Sani Budiantini Hermawan dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia mengatakan bahwa sekarang ini anak-anak muda banyak melihat sesuatu yang viral di media sosial.
"Terkadang ada pelaku imitating behavior, yaitu perilaku imitasi atau meniru gaya busana demi mendapat pengakuan bahwa dia mengikuti tren atau gaya saat ini, agar dianggap menjadi anak modern," kata Sani, Sabtu (14/9/2024)
BACA JUGA: Omzet Jogja Fashion Week 2024 Capai Rp1,8 Miliar
Namun, menurutnya perlu dipertimbangkan apakah busana tersebut pantas dipakai di lingkungan sekitar, terlebih belum lama ini viral soal mengenakan lingerie ke lingkungan kampus.
"Lingerie itu kan sebenarnya pakaian malam tapi ketika itu dipakai di kampus, mungkin lebih dilihat bukan lingerie-nya, tapi dari sisi kesopanan, etika berbusananya dan sebagainya, karena tidak semua kampus juga punya aturan yang jelas." ungkapnya.
Oleh karena itu, Sani menambahkan kampus perlu segera menerapkan aturan beserta konsekuensi yang tegas terkait ketentuan busana yang diperbolehkan dan tidak di lingkungan akademik, agar mahasiswa tidak gegabah memakai hal yang mungkin melanggar etika kesopanan ke sekolah.
Di sisi lain, modernisasi kerap menjadi alasan bagi mahasiswa untuk mengabaikan etika dalam berpakaian. Biasanya, mereka lebih fokus pada pengakuan sosial dan ingin dianggap up-to-date atau mengikuti tren dengan gaya busana terkini.
Meski begitu, aturan dan etika tetap harus menjadi pedoman utama dalam berbusana di kampus agar tercipta lingkungan yang kondusif dan tetap menjunjung tinggi nilai kesopanan yang ada.
Sebelumnya, media sosial X sempat dihebohkan dengan trending topic lingerie yang dimulai dari cuitan seorang perempuan dengan memamerkan outfit lingerienya, sambil menjelaskan bahwa hidup hanya sekali dan seakan mengajak untuk memakai lingerie saat ke kampus. Tak ayal, cuitan itu memicu kontroversi hingga menjadi trending dan viral di jejaring sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Banyumas memburu aset tersangka investasi bodong melalui penyidikan TPPU untuk memulihkan kerugian korban yang diperkirakan mencapai Rp25 miliar.
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Harga cabai rawit merah di PIHPS Nasional mencapai Rp91.650 per kg pada Senin, sementara telur ayam ras dijual Rp29.500 per kg.
SHOW Token mengalokasikan pendanaan US$100 juta untuk industri film Indonesia melalui teknologi blockchain dan memperluas ekosistem ekonomi kreatif.
BPJPH mempercepat sertifikasi halal UMK melalui Program SEHATI untuk memperkuat ekosistem halal nasional dan daya saing wisata halal Indonesia.