Warga Kelas Menengah Menyusut dan Daya Beli Kian Tertekan, Ini Penyebabnya
Sebanyak 1,2 juta warga Indonesia turun dari kelas menengah pada 2025. Simak penyebab, data terbaru, dan tanda tekanan finansial.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Cacar air adalah penyakit yang disebabkan virus dan memiliki kuman yang ada di kulit. Mandi dapat membantu pasien untuk mengurangi jumlah kuman yang ada di kulit. Namun, kondisi pasien perlu diperhatikan untuk mencegah gejala menjadi parah.
Ketua Unit kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia DR Dr Anggraini Alam, SpA(K) mengatakan langkah pertama sebelum mandi adalah pasien cacar air tidak mengalami demam.
"Saat demam kalau dimandikan tidak nyaman, karena ada periode akan menjadi dingin setelah mandi," kata dia dalam seminar media dengan topik Cacar Air Pada Anak yang digelar daring, Selasa (3/10/2023).
Baca Juga: Waspadai Cacar Air Di Pergantian Musim!
Selain itu, pasien dengan kondisi demam dimandikan nantinya dikhawatirkan justru meningkatkan suhunya sehingga sekali lagi dokter tak menyarankan pasien mandi bila demam. "Begitu dingin dibaca oleh tubuh ini ternyata suhu kurang tinggi, tubuh akan bikin lagi demam lebih tinggi," tutur Anggraini.
Apabila pasien tidak demam, maka dia boleh mandi. Kedua, kata dia, saat mandi pastikan jangan sampai pecah cacar airnya karena berisiko memunculkan infeksi. Sebab kulit sebenarnya berisi kuman dan mandi membantu menghindari bakteri atau kuman-kuman itu menginfeksi cacar air yang pecah dan akhirnya menyebabkan scar atau bopeng. Di sisi lain, mandi bisa membuat nyaman pasien.
"Mandinya, jangan digosok-gosok, karena kalau pecah justru di sanalah tempat kuman masuk, karena kulit kita adalah bentengnya kuman. Kalau kita gosok, rusak kulitnya kuman masuk semua," jelas Anggraini.
Ketiga, pasien boleh menggunakan sabun, kemudian perhatikan saat mengeringkan tubuh agar tidak menggosok terlalu kuat. Keempat, oleskan losion atau bedak cair seusai mandi karena membantu kulit nyaman sekaligus mengurangi kemungkinan cacar mudah pecah apabila tergosok.
Baca Juga: Ini Beda Cacar Monyet dan Cacar Air
Cacar air disebabkan virus Varicella zoozter dan biasanya ditularkan melalui pernapasan dan kontak langsung dengan lesi orang yang terinfeksi. Gejala pasien cacar air antara lain demam, nafsu makan berkurang dan mual. Mereka juga umumnya memiliki ruam merah kecil di beberapa bagian tubuhnya dan gatal. Ruam ini muncul 10 hingga 21 hari setelah terpapar virus dan biasanya berlangsung sekitar lima hingga 10 hari.
Untuk pengobatan, dokter biasanya meresepkan obat untuk mengurangi keparahan cacar air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 1,2 juta warga Indonesia turun dari kelas menengah pada 2025. Simak penyebab, data terbaru, dan tanda tekanan finansial.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
MJO melintasi Pulau Jawa dan meningkatkan potensi awan hujan di DIY. BMKG mengingatkan warga waspada hujan sedang hingga lebat.