Loker Solo Terbaru 2026, Ada 1.000 Lowongan di Job Fair Gratis
Loker Solo terbaru 2026 tersedia di Job Fair gratis GSI Youth Fest pada 8 November. Ada 1.000 lowongan dari 10 perusahaan.
Ilustrasi/Dailyurbanista
Harianjogja.com, JAKARTA— Sindrom Othello (Othello Syndrome) adalah gangguan psikologis yang dikaitkan dengan adanya rasa ketidakpercayaan dan cemburu kepada pasangan. Kondisi ini menjadikan penderitanya selalu berpikir bahwa kekasihnya tidak setia.
Mulanya istilah sindrom Othello ini dikemukakan oleh psikiater Inggris, John Todd dan K Dewhurst, melalui publikasi di Journal of Nervous and Mental Disorder tahun 1955 dengan judul 'The Othello Syndrome: A Study in The Psychopathology of Sexual Jealousy'.
Tak hanya itu, Sindrom Othello juga mulai populer setelah adanya sebuah karakter dalam Shakespeare yang dicirikan dengan rasa kecemburuan yang tidak sehat dan keyakinan secara terus-menerus yang menganggap pasangannya tidak setia.
Penderita sindrom Othello akan menunjukkan perubahan mental yang sangat mengerikan. Mereka cenderung menjadi lebih agresif, emosional, dan mudah tersinggung. Oleh karenanya, sindrom Othello ini bisa menjadi gangguan yang sangat menyusahkan bagi penderita dan pasangannya.
Kondisi ini tentunya sangat memengaruhi kualitas hubungan. Sebab, Othello Syndrome dapat menyebabkan adanya ketegangan tinggi dalam hubungan. Akhirnya hubungan percintaan menjadi tidak sehat untuk jangka panjang.
Dilansir dari Copecenter, sindrom Othello memiliki beberapa tanda yang secara jelas dialami oleh para penderitanya, berikut ciri-cirinya:
– Terus-menerus menuduh pasangan tidak setia
– Sibuk memperhatikan orang lain dengan kecurigaan
– Menyerang privasi orang lain
– Menguntit orang yang dicurigai
– Menunjukkan kecemburuan yang ekstrem
– Ketidakmampuan untuk mengontrol diri
– Mencari berbagai bukti bahwa pasangannya tidak setia
– Mencari-cari kesalahan pasangannya
– Melakukan pelecehan verbal dan fisik
1. Obsesi Tinggi Terhadap Pasangan
Menurut penelitian, Othello Syndrome lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Pria dikatakan cenderung mengalami emosi yang lebih intens daripada wanita yang kemudian membuat mereka lebih terobsesi dengan keraguan tentang hubungan.
2. Trauma
Othello Syndrome juga dapat disebabkan oleh trauma. Penderita gangguan psikologis ini bisa saja memiliki riwayat hubungan yang tidak stabil dengan orang disekitarnya. Misalnya, mereka tumbuh di dalam keluarga yang tidak harmonis. Terlebih jika sewaktu kecil mereka pernah menyaksikan secara langsung pertikaian kedua orang tua yang disebabkan oleh perselingkuhan.
Hal inilah yang akhirnya bisa menyebabkan seseorang memiliki rasa ketidakpercayaan dan ketidakstabilan dalam hubungan orang dewasa. Selain itu, gangguan keterikatan bisa menjadi penyebab lain untuk Sindrom Othello.
3. Tidak Percaya Diri (Insecure)
Sindrom Othello juga dapat terjadi akibat tingginya rasa ketidakpercayaan diri. Ketika sedang merasa insecure, seseorang akan cenderung memiliki ketakutan akan pengkhianatan dan penolakan. Kemudian ini akan memunculkan perasaan cemas kepada pasangan sendiri. Perasaan insecure ini menjadi salah suatu perasaan di mana seseorang akan dibayang-bayangi dengan pikiran buruk bahwa dirinya tidak begitu pantas menjadi pendamping dari pasangannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Loker Solo terbaru 2026 tersedia di Job Fair gratis GSI Youth Fest pada 8 November. Ada 1.000 lowongan dari 10 perusahaan.
Elektabilitas Golkar mencapai 10,7% dalam survei IPO dan 11,7% versi Voxpol. AMPG menyebut konsolidasi dan kegiatan sosial menjadi fokus kader.
BMKG memprakirakan hujan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi gelombang tinggi, banjir rob, dan awan cumulonimbus.
Harry Kane meraih Ballon d’Or 2026 setelah mencetak 73 gol untuk klub dan timnas, sekaligus menjadi pemain Inggris pertama yang menang sejak 2001.
Kemenhub memastikan tiket pesawat domestik kelas ekonomi turun 11-13 persen selama Nataru 2026/2027 melalui stimulus pemerintah.
Kemenhub mencatat 78 bandara terdampak karhutla pada Oktober 2026. Sekitar 1.700 penerbangan dibatalkan sejak 14 Agustus.