DPAD DIY Terus Ajak Masyarakat Luas Nonton Diorama
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Penampakan kawanan domba yang berjalan berputar-putar selama hampir dua minggu di sebuah peternakan di Mongolia./odditycentral
Harianjogja.com, CHINA−Peristiwa aneh terjadi di Mongolia. Kawanan domba di sebuah peternakan di wilayah itu tertangkap kamera berjalan melingkar atau berkeliling selama hampir dua minggu. Sayangnya tidak ada yang tahu persis penyebabnya.
Dilansir dari odditycentral perilaku aneh itu terekam kamera pengintai di sebuah peternakan domba. Dalam sebuah video yang dirilis People's Daily, puluhan domba terlihat berjalan searah jarum jam dalam lingkaran besar, sementara hewan lain menatap dari luar lingkaran atau terkadang berdiri tak bergerak di tengahnya.
Meskipun domba-domba tersebut dilaporkan sangat sehat, tidak jelas apakah hewan-hewan tersebut pernah berhenti untuk makan dan minum atau tidak.
Ms. Miao, pemilik peternakan domba mengatakan tontonan aneh itu dimulai pada 4 November 2022. Awalnya hanya segelintir domba yang berjalan berkeliling, tetapi pada hari berikutnya semakin banyak domba yang ikut bergabung melakukan perilaku yang aneh itu. Menariknya, meskipun peternakan terdiri dari 34 kandang domba, hanya yang di nomor 13 saja yang bertingkah aneh.
Baca juga: Sinopsis Film The Menu, Sajikan Adegan Makan Malam Menegangkan
Video domba berjalan berputar-putar itu viral setelah dibagikan oleh People's Daily dan memunculkan beragam teori. Salah satunya yang menyebutkan bahwa domba terinfeksi bakteri yang menyebabkan listeriosis, atau 'penyakit lingkaran'.
Menurut Manual Merck, “Awalnya, hewan yang terkena anoreksia, depresi, dan bingung, mereka akan berdiam di sudut ruangan, menyandarkan diri, atau berputar ke arah sisi tertentu”.
Namun, teori di atas telah diperdebatkan, karena domba dan kambing yang menderita listeriosis umumnya mati dalam waktu 14 sampai 48 jam setelah menunjukkan gejala pertama. Domba dalam video viral tersebut telah melakukannya selama 12 hari berturut-turut, dan mereka tampak sangat sehat.
Meskipun perilaku semacam ini dianggap tidak biasa namun pada tahun 2018 lalu, ada sebuah liputan serupa tentang ratusan rusa kutub di Semenanjung Kola Rusia, di Arktik, berjalan dalam pola melingkar tanpa alasan yang jelas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : odditycentral
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.