WhatsApp Uji Fitur Perluas Foto AI di iPhone
WhatsApp menguji fitur perluas foto berbasis Meta AI di iPhone. Pengguna bisa mengubah bingkai gambar langsung sebelum membagikannya.
Slipknot - Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA — Festival musik rock, Hammersonic akan digelar 19 Maret 2023. Sebanyak 53 band internasional dan nasional akan tampil dalam gelaran tersebut.
Selain Slipknot, Black Flag, Trivium, Bathuska, Devourment, Within Destruction, Sinister, Comeback Kid dan Disentomb dipastikan tampil pada Hammersonic Festival 2023.
"Pada awalnya hanya menampilkan 27 band, kini kami umumkan secara resmi bertambah menjadi 53 band line up. Semoga ini dapat memuaskan dahaga siapa pun pecinta musik rock maupun metal dari berbagai penjuru," ujar Ravel Junardy, CEO Hammersonic.
Tiket Hammersonic Festival dijual dengan harga Rp2.645.000. Untuk pemegang tiket lama yang dijual dengan harga Rp750.000, tetap dapat digunakan pada pertunjukan tersebut.
"Bisa dikatakan ini sebuah investasi di mana mereka pada waktu itu membelinya hanya dengan harga Rp750.000, tapi kini nilainya sudah meningkat hampir empat kali lipat," kata Ravel.
Ravel juga menyebut, masih menyimpan beberapa nama band legendaris yang sudah terkonfirmasi tampil sebagai kejutan bagi para hammerhead.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WhatsApp menguji fitur perluas foto berbasis Meta AI di iPhone. Pengguna bisa mengubah bingkai gambar langsung sebelum membagikannya.
Kemnaker menyebut BSU 2026 sebagai stimulus untuk menjaga daya beli pekerja. Simak syarat penerima dan besaran bantuan Rp900.000.
Kemenhaj menyerap masukan jemaah umrah asal Jawa Timur untuk mengevaluasi layanan haji 2027, termasuk kesiapan petugas dan perubahan sistem pelayanan.
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp883,4 miliar untuk diskon transportasi Nataru 2026/2027. Simak skema diskon pesawat, kereta, kapal, dan ASDP.
Dokter IDAI mengingatkan bahaya mandi hujan pertama setelah karhutla karena air hujan berpotensi membawa partikel dan polutan berbahaya.
Ahmad Doli Kurnia membantah terlibat dalam isu Munaslub Golkar 29 November 2026 dan menyinggung pihak internal yang disebutnya komprador.