Ledakan Gas Tanam Tewaskan 3 Orang, Korban Terakhir Telah Dievakuasi
Basarnas menemukan korban terakhir reruntuhan rumah di Grand Polonia Medan. Total tiga orang meninggal dan empat korban berhasil selamat.
Tips olahraga menyenangkan. /Youtube.
Harianjogja.com, JOGJA--Olahraga adalah investasi kesehatan di masa depan sehingga sangat penting dilakukan seluruh masyarakat. Apalagi di masa pandemi Covid-19, olahraga dibutuhkan untuk menjaga imunitas tubuh agar tetap terjaga. Salah satu olahraga yang sedang tren saat ini adalah bersepeda.
Tetapi bagaimana cara melakukan olahraga bersepeda dengan tepat? Seorang penggemar olahraga sepeda sekaligus Youtuber Dony Andhika membagikannya dalam diskusi online bertajuk Eksistensi Olahraga di Tengah Pandemi & Era Digital, Jumat (15/10/2021).
“Pertama harus memilih olahraga yang disenangi, itu paling penting karena pertama kita harus senang lebih dahulu, bagaimana olahraga mampu menghadirkan diri kita menjadi senang, gembira. Kalau saya kebetulan senangnya memilih sepeda,” kata Dony Andhika.
Selanjutnya kata dia, harus rutin dan teratur. Maksudnya, disarankan dalam melakukan olahraga bersepeda lebih baik dengan rute yangs edikit dan pendek namun dilaksanakan secara rutin. Daripada lama tetapi justru capek dan jangan sampai menimbulkan kerja jantung menjadi berlebihan.
Dony menambahkan sehingga disarankan menggunakan alat ukur saat bersepeda. Terutama bagi yang sudah berusia di atas 30 tahun sebaiknya menggunakan alat ukur untuk melihat kerja jantung.
“Jangan sampai saat olahraga justru melebihi kapasitas jantung kita, kalau tidak menggunakan alat ukur kita tahu, sehingga alat ukur itu penting,” ujarnya.
Kemudian tips selanjutnya membuat tantangan untuk diri sendiri. “Misalnya setelah mampu bersepeda 80 kilometer, besok ditingkatkan lagi jadi 90 kilometer atau 100 kilometer, tetapi catatannya jangan melebihi kemampuan jantung kita,” ucapnya.
Ia menambahkan dengan berolahraga terutama sepeda juga mendapatkan banyak koneksi atau teman baru. Sehingga bisa mendapatkan berbagai informasi tentang olahraga yang kita tekuni.
Tips terakhir kata dia, harus menikmati proses saat olahraga sepeda. Misalnya ketika gowes jauh lalu otot kram atau jauh ketinggalan dari teman-teman, hal ini harus dinikmati dan tetap merasa enjoy melakukan.
“Ini menjadi tantangan sekaligus menyenangkan, dan justru tidak membosankan,” ujarnya.
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan WHO pada 2016 pernah melansir hasil survei tren global remaja. Sebanyak 1,6 juta pelajar dari 106 negara diketahui 81 persennya tidak melakukan aktivitas fisik setidaknya satu jam sehari. Parahnya penyebab dari kurangnya aktivitas fisik ini lebih banyak disebabkan karena anak muda beralih ke kegiatan dengan gadget.
Oleh karena itu berbagai upaya sosialisasi seperti penyampaikan tips olahraga yang menyenangkan harus disuguhkan untuk membuat anak muda tertarik berolahraga, salah satunya sepeda. “Teknologi informasi memang membuat masyarakat mudah dan tidak perlu membutuhkan aktivitas pergerakan fisik, tetapi olahraga fisik tetap harus dilakukan. Bagaimana fisik kita bisa berkembang dengan baik, kita harus yakin bahwa olahraga itu investasi kesehatan di masa depan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Basarnas menemukan korban terakhir reruntuhan rumah di Grand Polonia Medan. Total tiga orang meninggal dan empat korban berhasil selamat.
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Media Vietnam The Thao 247 menyoroti kemenangan Timnas Indonesia 3-0 atas Bali United. Hasil tersebut dinilai menjadi sinyal kesiapan skuad Garuda menghadapi Pi
Survei Ipsos menunjukkan 75 persen masyarakat Indonesia menilai negaranya berada di jalur yang benar. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara paling
Pemerintah menyiapkan perluasan dana BPDP untuk kakao guna meningkatkan produktivitas dan mengembalikan kejayaan kakao Indonesia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.