Belanja APBN Kuartal IV 2026 Diperkirakan Tembus Rp1.300 Triliun
Menkeu Suahasil Nazara memperkirakan belanja APBN kuartal IV 2026 mencapai Rp1.300 triliun untuk mendorong ekonomi dan menjaga layanan publik.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Pada masa pandemi, ibu hamil dan bayi juga perlu mendapat perhatian lebih.
Melansir dari Medical Xpress, Amanda Venta, profesor psikologi di University of Houston melakukan penelitian yang diterbitkan dalam Child Psychiatry & Human Development terkait ibu hamil, bayi, dan pandemi.
"Ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa pandemi virus corona akan memengaruhi ibu dan bayi melalui jalur kekebalan," kata Venta.
"Pada penelitian sebelumnya telah terbukti menghubungkan stres dan isolasi sosial selama periode sebelum dan sesudah melahirkan dengan masalah kesehatan mental ibu dan perkembangan bayi di seluruh tahap perkembangan," imbuhnya.
Baca juga: Waspada! Prediksi BMKG DIY: Terjadi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Hari Ini
Penelitian menunjukkan bahwa bencana alam memicu stres yang kemudian berefek pada peradangan beracun pada ibu dan bayi.
"Sistem kekebalan ibu hamil diterjemahkan ke bayinya, jadi ketika dia melepaskan sitokin inflamasi yang dapat menanggapi stres, itu diteruskan ke bayi sebelum lahir dan melalui ASI," kata Venta.
"Ketika kami melihat peningkatan sitokin inflamasi pada bayi, kami tahu ada peningkatan risiko untuk masalah perkembangan di kemudian hari," imbuhnya.
Menurut Venta, ketika ibu terisolasi secara sosial, stres akan meningkat.
Baca juga: Jokowi Minta Seniman Tetap Berkarya meski Masih Pandemi Covid-19
"Ketika ibu didukung oleh pasangan, keluarga dan teman, atau bahkan dokter mereka, maka ini akan jenis hubungan sosial bisa mengurangi peradangan,"kata Venta.
Laporan tersebut menegaskan bahwa penelitian lebih lanjur tentang aliran stres psikologis dan biologis dan isolasi sosial pada ibu dan bayi masih diperlukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Menkeu Suahasil Nazara memperkirakan belanja APBN kuartal IV 2026 mencapai Rp1.300 triliun untuk mendorong ekonomi dan menjaga layanan publik.
KT Laras Asri di Warungboto, Jogja, mengandalkan selada hidroponik di tengah keterbatasan lahan dan meraih Juara II lomba tingkat DIY.
Polda DIY menyiapkan pengamanan berlapis untuk lima agenda penyampaian aspirasi mahasiswa pada Selasa (20/10/2026) di sejumlah titik.
Mahasiswa dari HMI, UGM, dan UII menggelar aksi di DPRD DIY, menuntut evaluasi MBG, KDMP, penanganan karhutla, hingga pelanggaran HAM.
Sebanyak 34 gambaran muncul saat Cupu Panjala dibuka di Gunungkidul. Simak rincian gambar dan pesan lurah serta Bupati Gunungkidul.
Disdikpora DIY berkoordinasi dengan sekolah dan meminta orang tua mengawasi pelajar untuk mengantisipasi keterlibatan dalam aksi demonstrasi.