Komjak Pantau Pemeriksaan Tersangka Kasus Febrie di Kejagung
Komjak RI memantau langsung pemeriksaan tersangka dan saksi dalam perkara dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah di Kejagung.
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Pasangan artis Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata sudah lebih dari setahun menjalani pernikahan. Nadine sempat dikabarkan tengah hamil.
Kabar tersebut beredar usai mantan Putri Indonesia itu mengunggah foto dirinya bersama sang suami di acara pernikahan salah satu sahabatnya bernama Rasyena awal September lalu.
Dalam foto tersebut, netizen gagal fokus dengan penampilan Nadine yang terlihat lebih berisi dibanding biasanya.
Dikonfirmasi soal kabar tersebut, Nadine hanya menyeringai. Ia pun membantah dirinya tengah berbadan dua.
"Lihat nih. Perutnya gimana nih? hehe belum lah," ujar Nadine sambil menepuk perutnya saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (13/11/2019).
Meski tak menunda momongan, Nadine dan suaminya, Dimas Anggara mengaku belum berminat lakoni program hamil.
"Enggak [program hamil]," jelasnya.
"Nanti ya [ngomongin hamil] itu pertanyaannya berbeda kayaknya, makasih," tutup Nadine enggan melanjutkan.
Diketahui, Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata menikah pada 5 Mei 2018 lalu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Komjak RI memantau langsung pemeriksaan tersangka dan saksi dalam perkara dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah di Kejagung.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Peringatan HAN 2026 di Prambanan libatkan ratusan siswa. Edukasi budaya, bantuan sosial, dan pesan penting untuk generasi muda.
Donald Trump dikabarkan ingin mendorong Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi Sekjen PBB setelah masa jabatan António Guterres berakhir.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.