650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Ilustrasi rambut/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Anda berpanas-panasan di udara terbuka, biasanya yang diperhatikan hanya kulit. Jika Anda rajin menggunakan krim tabir surya, jangan lupakan juga rambut Anda. Seperti kulit, rambut juga perlu pelindung agar tetap terawat.
Paparan sinar matahari yang mengandung UVA dan UVB membuat rambut kusam dan tidak sehat. Rambut yang terpapar sinar matahari terlalu lama akan menjadi berwarna kemerahan, kering, dan mudah patah.
Oleh karena itu, penting untuk menggunakan sunscreen pada rambutmu. Berbeda dari kulit, hair sunscreen biasanya berbentuk spray atau gel.
Samriti Saluja, Marketing Executive Sachajuan Indonesia, belum lama ini memberi tips pemakaian tabir surya sebaiknya diamkan terlebih dahulu sekitar 5-10 menit. Setelah menyerap, bisa langsung beraktivitas misalnya renang.
Ada juga bentuk perawatan krim setelah penggunaan tabir surya tersedia di pasaran. Setelah keramas membersihkan tabis surya sesuai beraktivitas, Anda bisa menggunakan krim after-sun, biasanya tanpa dibilas lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.