Sound Horeg Makin Populer, Ini Polemik dan Aturan Penggunaannya
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
Kain Tenun/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Merawat kain tenun gampang-gampang susah. Mirip seperti kain tradisional lainnya, harus ada perhatian istimewa.
Desainer Elga Naldy baru saja meluncurkan koleksi busana rancangan terbarunya. Sebagian besar koleksi busana tersebut berupa kebaya, kaftan, serta cocktail dress yang menggunakan bahan dasar kain tenun dari Bugis, Makasar, Sulewesi Selatan, yakni Tenun Sengkang.
Dalam rancangannya, Elga Naldy menginovasikan tenun Sengkang asli dengan benang halus dari bahan alami sehingga menjadi kain sutra dengan motif-motif khas tenun Sengkang. Elga mengatakan bahwa Tenun Sengkang memiliki ciri khas warna-warna kuat yang berkarakter.
Itulah mengapa, merawat busana dari tenun Sengkang harus dilakukan secara hati-hati. "Mengingat, ada warna yang harus dipelihara agar tidak pudar, material yang sangat halus, dan detil-detil pernak-pernik sepeti batu atau Swarovski yang dipakai sebagai hiasan tambahan,” ujar Elga belum lama ini.
Lebih lanjut Elga membeberan rahasia bagaimana cara merawat dan memelihara kain Tenun Sengkang atau busana yang dibuat dengan kain tenun yang sama agar tidak mengalami kerusakan. “Karena tenun merupakan kain yang dibuat dengan tangan, maka mencucinya tidak boleh menggunakan tangan, apalagi mesin cuci,” kata Elga.
Ia menekankan bahwa merawatnya adalah dengan dry clean alias tidak dicuci. Jadi perawatannya langsung dilakukan setelah pemakaian, yaitu dengan digantung di tempat yang teduh.
“Setelah dipakai, digantung di dalam ruangan, kemudian diangin-anginin. Tujuannya hanya untuk mengeringkan keringat yang menempel dan menghilangkan bau tak sedap yang menempel. Setelah itu simpan lagi di lemari,” katanya.
Menurut Elga terlalu berisiko jika kain Tenun Sengkang di cuci dengan direncam di air dan detergen. Sebab menggunakan pewarna alam bukan chemical. Jadi tidak boleh digabung dengan pakaian lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.