7 WNI Tewas dalam Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Ilustrasi Miras (JIBI)
Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui dampak alkohol pada tubuh manusia. Tim gabungan peneliti dari Inggris dan China melakukan penelitian ini kepada 500.000 orang di China selama 10 tahun penuh.
Mengutip BBC, penelitian yang dimuat oleh The Lancet ini diklaim relevan bagi seluruh populasi di dunia dan menjadi bukti terbaik terhadap efektifitas pengonsumsian alkohol.
Para peneliti yang berasal dari University of Oxford, Peking University dan Chinese Academy of Medical Sciences menemukan bahwa mengonsumsi satu atau dua minuman berakohol setiap hari dapat meningkatkan risiko terkena stroke sebanyak 10-15%.
Sementara meminum empat minuman beralkohol setiap hari dapat meningkatkan risiko terkena stroke hingga 35 persen.
Untuk alasan penelitian ini, satu minuman beralkohol berarti segelas kecil anggur atau wine, sebotol bir, dan segelas minuman alkohol lainnya.
Pun menurut Prof David Spiegelhalter dari University of Cambridge. Kata David, jumlah total peningkatan risiko dari setiap setengah botol wine per hari adalah 38%.
"Ini seperti efek berlawanan dari penggunaan statin", kata David mengacu pada obat yang diresepkan oleh dokter untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan mencegah serangan jantung serta stroke.
Hasil penelitian gabungan tersebut juga menunjukkan tidak ada bukti bahwa minum alkohol secara moderat dapat memberikan efek baik, dalam kata lain mengurangi risiko stroke.
"Klaim bahwa wine dan bir memiliki efek perlindungan magis itu tidak benar," kata penulis studi Prof Richard Peto, seorang profesor statistik medis dan epidemiologi di University of Oxford.
Mengenai alkohol yang terkait penyakit jantung, peneliti mengatakan bahwa belum ada hasil jelas dan itu tentu membutuhkan penelitian tersendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.