Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Ilustrasi sinar matahari. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA--Proses penghitaman kulit atau tanning untuk mendapatkan kulit eksotis ternyata bisa membahayakan bagi kulit jika dilakukan terlalu sering. Salah satu bahayanya adalah penyakit kanker, seperti yang dialami perempuan di Texas.
Dikutip Himedik dari Boldsky, perempuan bernama Bethany menyadari adanya bintik hitam di kulit yang muncul saat ia hamil. Tak menaruh curiga, Bethany berpikir bahwa noda hitam yang ditemukan di dahinya disebabkan oleh perubahan hormonal saat hamil. Namun, ternyata setelah dilakukan pemeriksaan itu adalah kanker kulit.
Ketika dokter kulit memeriksa titik hitamnya dan menganalisis hasil tes, ditemukan bahwa Bethany menderita bentuk melanoma yang invasif dan agresif dan dia harus segera dirawat.
Penyebabnya adalah terpapar radiasi yang berlebihan dari tanning bed ataupun sinar matahari, sehingga sel-sel kulit menjadi abnormal, dan mereka mulai tumbuh tak terkendali.
Sementara dalam kasus yang dialami Bethany, penyebab kanker kulit itu akibat penggunaan tanning bed yang berlebihan. Dia menjalani perawatan imunoterapi untuk menyembuhkan kanker yang dideritanya. Beruntung, saat ini ia sudah dinyatakan bebas kanker.
Semoga apa yang dialami Bethany dapat dijadikan pelajaran bagi kita semua untuk tidak berlebihan atau menjadi kecanduan menggunakan tanning bed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 15 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Cuaca DIY hari ini diprediksi didominasi hujan. Sleman berpotensi diguyur hujan sedang dengan kelembapan udara tinggi.