Penjelasan Kementerian ATR BPN Terkait Penggeledahan Penyidik KPK
Tim penyidik KPK menggeledah tiga ruangan di kompleks Kementerian ATR/BPN Jakarta dan membawa tiga koper terkait penyidikan suap HGB.
Irwan Mussry dan Maia Estianty. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA -- Maia Estianty baru akan berulang tahun yang ke-43 pada 27 Januari mendatang. Meski begitu, sang suami, Irwan Mussry telah memberi kejutan spesial untuk sang istri.
Irwan Mussry yang dikenal sebagai pebisnis jam tangan mewah itu memberikan sebuah hadiah jam tangan mahal dengan merek Chopard, untuk perempuan yang ia nikahi pada 29 Oktober lalu.
Kabar bahagia itu pun diunggah Maia Estianty dalam sebuah video singkat di Instagram Story. Dalam video tersebut, Maia Estianty memamerkan jam tangan pemberian sang suami. Jam produksi Swiss itu dibungkus dalam sebuah kotak kayu yang indah.
"Ketika pikiranmu pengin sesuatu yang kamu idamkan, dan seseorang kamu cintai mampu membaca pikiranmu (walau pun aku nggak pernah ngomong ke dia ya) dan dikasih hadiah sesuai pikiranku," begitu tulis Maia Estianty di video.
Di video tersebut terlihat jam tangan Choprad mewah yang dihiasi berlian di sekeliling jam.
Warganet pun banyak yang bertanya-tanya berapa harga jam mewah tersebut. Beberapa orang warganet mengungkapkan, jam tangan tersebut berkisar Rp800 juta hingga Rp1 milair.
"Chopard L\'heure du Diamant Medium Oval, Rp860 jutaan," kata pemilik akun @nurinbumi.
"Mungkin yang ini Rp1 M harganya," kata pemilik akun @cafiqs.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Tim penyidik KPK menggeledah tiga ruangan di kompleks Kementerian ATR/BPN Jakarta dan membawa tiga koper terkait penyidikan suap HGB.
Peta peluang emas Indonesia di Asian Games 2026 tersebar dari panjat tebing, angkat besi, bulu tangkis hingga sejumlah cabang lain.
Guru BK SMAN 1 Sentolo memastikan siswi korban dugaan pelecehan seksual tetap sekolah dan mendapat pendampingan psikologis pasca kejadian.
Arema FC gagal meraih tiga poin setelah ditahan Persik Kediri 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (18/9/2026).
Karhutla Gunung Lawu masih menyisakan kepulan asap di perbatasan petak 39 dan 41 Ngawi. Tim gabungan terus membuat ilaran.
Febrie Adriansyah buka suara usai dilimpahkan ke Kejari Jaksel terkait dugaan pemerasan dalam perkara Asabri dan Jiwasraya.