Fahd Arafiq Terseret Kasus Mafia Tanah ATR BPN, Bahlil Sebut Musibah Bagi Golkar
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Vanessa Angel. /Suara.com-Sumarni
Harianjogja.com, JAKARTA -- Ayah Vanessa Angel, Doddy Sudrajat angkat bicara soal yang kasus prostitusi yang menyeret nama anaknya itu. Jika Vanessa Angel benar-benar terlibat, dia mengaku sangat kecewa.
"Kalau benar, saya kecewa dan syok," ujar Dody kepada wartawan saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (8/1/2019).
Artis berinisial VA (kedua kanan) menjawab pertanyaan wartawan pers usai menjalani pemeriksaan terkait kasus prostitusi daring di Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (6/1/2019).
Vanesa Angel menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan terkait kasus prostitusi daring di Gedung Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (6/1).
Hingga kini pun Doddy Sudrajat belum bertemu langsung dengan Vanessa Angel. Dia bilang komunikasi dengan sang anak cuma melalui sambungan telepon.
"Belum ketemu langsung. Masih kontak via HP. Itupun pake HP Jane Shalimar. Hp Vanessa ditahan sama pihak kepolisian untuk barang bukti," sambung Doddy Sudrajat.
Terlepas dari itu, Doddy Sudrajat tetap berusaha memberikan dukungan kepada Vanessa Angel agar selalu tabah mengahadapi cobaan ini.
"Kasih support pasti, supaya Echa (Vanessa) bisa menghadapi masalah ini," tuturnya lagi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Vanessa Angel digerebek di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur karena diduga terlibat prostitusi, Sabtu (5/1/2019). Petugas juga turut mengamankan model majalah dewasa Avriellya Shaqqila dan dua muncikari berinsial ES dan TN.
Selanjutnya, perempuan 27 tahun itu pun diperiksa selama seharian di Polda Timur sebagai saksi. Kini, Vanessa Angel sudah diperbolehkan pulang namun tetap penyelidikan terus berlanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Berkas Febrie Adriansyah telah P-21 dan dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Tim hukum siap menguji bukti dan tuduhan jaksa di persidangan.
Pengalihan 60% saham Whoosh ke pemerintah melalui Kemenkeu kini masuk tahap finalisasi, disertai due diligence dan evaluasi nilai saham.
Giuseppe Garibaldi akan resmi menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026 setelah serah terima di Pelabuhan Tanjung Priok.
Polresta Jogja mendalami dugaan pungli food truck di Alkid, termasuk klaim permintaan jatah makan oleh anggota polisi dan tarif parkir jutaan rupiah.
DPRD Bantul menilai kinerja Perumda Aneka Dharma masih perlu didorong agar kontribusi terhadap PAD dan pengelolaan ITF Bawuran meningkat.