Usai Sidang Tuntutan, Nadiem Peluk Ojol: Saya Tidak Sendirian
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Band Seventeen saat tampil di acara Panggung Hiburan Buruh, di Lapangan Ex Senayan Driving Golf, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2017)./suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA --Manajemen Seventeen langsung menuju lokasi bencana untuk mengevakuasi para personel dan kru grup band Seventeen yang terkena musibah gelombang tsunami di Pantai Tanjung Lesung , Banten pada Sabtu (22/12/2018), pukul 21.27 WIB.
Bahkan, mereka langsung bertolak ke sana, sesaat setelah mendengar kabar tersebut. Sayang, banyaknya kendaraan keluar masuk membuat pihak manajemen hingga pagi hari belum tiba di lokasi kejadian.
"Kami manajemen dari semalam udah berangkat ke sana semua. Sayang, akses menuju ke tempat itu sulit tertutup karena pertama bencana, kedua orang yang mau masuk dan keluar ke sana banyak mencari keluarga," kata Yulia Dian salah satu pihak manajemen Seventeen, Minggu (23/12/2018).
Sampai saat ini, belum diketahui apakah pihak manajemen telah tiba atau belum. Namun, Yulia Dian memastikan pihaknya sudah bekerja sama dengan tim SAR setempat.
"Jadi mungkin sekitar satu jam lagi tim kami baru sampai sana untuk menjemput. Tapi tim SAR sejak kejadian sudah berkoordinasi dengan kami," sambungnya.
Kesulitan yang dialami manajemen salah satunya adalah komunikasi yang sulit dengan para personel Seventeen. Diduga kesulitan itu terjadi karena putusnya komunikasi dan daya ponsel yang telah habis.
"Komunikasi terkadang karena keterbatasan. Terutama sinyal kedua tidak sempat untuk charge handpone," tuturnya.
Seperti diketahui, Seventeen menjadi korban tsunami di Pantai Tanjung Lesung, Banten. Mereka diterjang tsunami saat sedang manggung.
Atas kejadian tersebut, bassist band Seventeen, M Awal Purbani atau Bani dan road manager, Oki Wijaya meninggal dunia. Sementara itu, personel lainnya, yaitu Herman Sikumbang (gitaris), Andi Windu Darmawan (drummer), Ujang (kru), dan Dylan Sahara (istri Ifan Seventeen) masih dalam pencarian. Sementara itu, Ifan sang vokalis dinyatakan selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.