Serangan Drone dan Rudal Iran Hancurkan Data Center Amazon di Timur Tengah
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Tasya Kamila. /Istimewa-instagram @tasyakamila
Harianjogja.com, JAKARTA- Mantan penyanyi cilik Tasya Kamila sedang berbahagia. Istri dari Randi Satria ini tengah berbadan dua. Satu hal yang disayangkan oleh warganet adalah karena Tasya memiliki ijazah pendidikan yang tak main-main, S2 Master of Public Administration. Perempuan 26 tahun itu lulusan S2 dari Columbia University, Amerika Serikat.
Namun setelah memutuskan menikah dengan Randi Satria, Tasya Kamila fokus mengurus keluarga. Apalagi, saat ini ia juga tengah mengandung anak pertamanya.
Punya gelar tinggi dan cuma menjadi ibu rumah tangga yang disandang Tasya Kamila rupanya jadi bahan risakan para warganet. Banyak warganet yang menilai, apa yang sudah diraih bintang film Rumah Ketnang itu adalah hal yang sia-sia, karena ilmunya tidak bisa digunakan di dunia kerja.
"Banyak yang nyinyir sih memang, katanya sia-sia S2 jauh-jauh tahunya cuma jadi ibu rumah tangga. Tapi memangnya kenapa kalau jadi ibu rumah tangga yang berpendidikan? Laki-laki dan perempuan kan punya hak yang sama untuk pendidikan," kata Tasya Kamila, saat ditemui di Jakarta, Selasa (18/12/2018).
Menurut Tasya Kamila, apa yang didapat dari dunia pendidikan tidak selalu harus diaplikasikan dalam dunia kerja. Tasya merasa, tak ada yang sia-sia dari pendidikan yang ia peroleh itu.
"Sekarang kan bisa co-parenting juga dengan suami. Memangnya kalau bekerja di kantor seolah-olah enggak punya anak atau yang jadi ibu rumah tangga seolah-olah enggak ada kerjaan. Yang aku lakukan enggak sia-sia, itu untuk pengembangan diri aku. Karena ibu yang pintar bisa mengurus anaknya," tutur Tasya Kamila.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
Joanna Wietrzyk minta maaf setelah viral buang air besar saat lomba Hyrox di Beijing. Ia mundur secara retroaktif dan melepaskan poin kemenangannya.
Panpel Persija dilarang menggelar dua laga kandang di DKI, Banten, dan Jabar serta didenda Rp40 juta usai laga kontra Persib.
Gelaran Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang pada 17-20 September 2026 diharapkan mampu menjadi pengungkit perekonomian daerah setempat