Mentan Amran Sulaiman Izinkan Cabut Izin Beras Fortifikasi Nakal
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.
Gading Marten, Gisella Anastasia dan Gempita. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Pasangan artis Gisella Anastasia dan Gading Marten sedang menghadapi perceraian. Diketahui, Gisel melayangkan gugatan cerai pada 19 November 2018 kemarin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kendati demikian, di tengah kasus perceraian yang mendera pasangan selebritis ini, Mbah Mijan malah mengungkap penyebab perceraiannya.
Mbah Mijan menyebut bahwa penyebab perceraian Gading dan Gisel karena tidak menghargai adat istiadat tempat pernikahannya. Mengingat Gading dan Gisel melangsungkan pernikahan di Uluwatu, Bali pada 14 September 2013 silam.
Terlepas dari keindahan Uluwatu, Bali rupanya tempat tersebut sakral. Dan Uluwatu juga dipercaya suci. Hal itu langsung dikatakan oleh Mbah Mijan belum lama ini.
“Ketika ada tempat keramat yang kental dengan adat dan tradisi, tiba-tiba kita datang kesana dan tidak mengikuti adat dan tradisi yang sudah turun temurun ditempat itu, misal seperti Uluwatu.
Itu memang bisa berdampak pada diri kita," ungkap Mbah Mijan.
Sementara itu, Mbah Mijan menambahkan bila ada pihak yang tidak mematuhi aturan yang berlaku pada tempat tersebut dapat berdampak buruk.
“Baik itu soal rezeki, masalah keharmonisan rumah tangga, finansial dan lain sebagainya," sambungnya.
“Mungkin, mereka-mereka yang menikah di Uluwatu dan bercerai karena teman-teman artis kita tidak mengikuti adat dan tradisi,” katanya lagi.
Meski begitu, Roy Marten pun angkat suara soal pernyataan dari Mbah Mijan. Bagi Roy Marten itu hanyalah kebetulan semata dan ia tak ingin menanggapi secara berlebihan.
“Enggalah, saya kira itu hanya kebetulan saja ya," ujar Roy Marten.
Tidak hanya itu, Roy Marten meminta agar publik tidak mudah percaya dengan hal-hal tersebut.
"Enggalah, jangan percaya sama yang gitu-gitu," pungkas Roy Marten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Pemda DIY menjajaki kerja sama dengan Spanyol di bidang ekraf, pariwisata, film, budaya, dan olahraga, termasuk promosi wisata Jogja.
Joanna Wietrzyk minta maaf setelah viral buang air besar saat lomba Hyrox di Beijing. Ia mundur secara retroaktif dan melepaskan poin kemenangannya.
Panpel Persija dilarang menggelar dua laga kandang di DKI, Banten, dan Jabar serta didenda Rp40 juta usai laga kontra Persib.
Gelaran Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang pada 17-20 September 2026 diharapkan mampu menjadi pengungkit perekonomian daerah setempat