PSEL Bogor Raya 1 Rp2,8 Triliun Diingatkan Harus Akuntabel
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Maia Estianty. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA -- Kabar pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry santer terdengar di telinga masyarakat. Isu itu semakin berembus kencang ketika staf KUA Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menyatakan bahwa ibu tiga anak itu sempat mengurus surat izin menumpang menikah di Tokyo, Jepang.
Meskipun belum dikonfirmasi secara langsung oleh kedua belah pihak, Irwan Mussry tetap dibanjiri ucapan selamat. Hal itu terlihat dari laman Instagram pribadinya yang dipenuhi kata-kata turut berbahagia dari sejumlah warganet.
"Betul sekali pak irwan penantian sudah berahir..cepat di halalkan bersama bunda maia..selamat berbahagia ya pak irwan," tulis @nurlela6744.
"Selamat berbahagia ya pak irwan..sehat selalu.. langgeng sama bunda maia..aamiin," sahut @mitarimadhani.
"Bersama selamanya sampai surga ya bunda @maiaestiantyreal dan om @irwanmussry amin," ungkap @herawati.riana28.
"Selamat semoga bahagia dunia aherat, bersama bunda Maia amin," imbuh @puspa6343.
"Alhamdulillah khabar baik akhirnya datang juga utk bunda ama om semoga cepat terlaksana n samawa ya om, n selalu di berkahi keluarga
Kabar pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry sebenarnya sudah berkali-kali mencuat di muka publik. Namun, belum ada satu pihak pun yang bisa membuktikan kebenaran isu tersebut.
Anak-anak Maia Estianty juga sempat bicara soal kedekatan sang ibu dengan Irwan Mussry. Ketiganya sepakat merestui hubungan itu asalkan bundanya merasa bahagia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Pesawat F-2000 Italia terkena serangan di Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi, saat serangkaian serangan terjadi di kawasan tersebut.
Kemenkeu menyatakan dana angsuran pertama KDKMP sebesar Rp40 triliun sudah disiapkan, tetapi masih menunggu tagihan Himbara.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
DKP Bantul mengungkap kendala UMKM olahan ikan menembus pasar ekspor, mulai kapasitas produksi hingga rantai pasok.
Dispar Kulonprogo mempertemukan 30 pengelola desa wisata dengan 30 buyer Jateng-DIY melalui business matching paket wisata.