7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Instagram Pasha Ungu/@pashaungu_vm
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pasha Ungu mendapat dukungan dari istrinya, Adelia Wilhelmina, di tengah desakan kelompok tertentu yang memintanya mundur dari jabatan Wakil Wali Kota Palu.
Lewat Instagram-nya, Adelia meminta Pasha agar terus fokus bekerja, terutama dalam penanganan pascagempa di Palu. Meskipun, dia sadar banyak pihak yang sengaja memperkeruh suasana agar warga tak memercayai kinerja sang suami.
"Walaupun begitu banyak yang mau menjatuhkan, yakin ALLAH bersama kita, lakukanlah semua karena ALLAH kembalikan semuanya kepada ALLAH...," tulis Adelia.
Adelia juga memotivasi Pasha bahwa apa yang dilakukannya untuk warga Palu pascagempa pasti dicatat oleh Tuhan. Karenanya, dia minta sang suami sabar dalam menghadapi cobaan ini.
"Pasti ALLAH akan memberikan yang terbaik untuk umatnya yang selalu ingat kepadaNYA. I love u suamiku....," tulisnya.
Sebelumnya, Pasha Ungu menyatakan siap mundur dari jabatannya jika dianggap tak becus menangani persoalan pascagempa di Palu.
Hal itu disampaikan Pasha di sela-sela skors Rapat Dengar Pendapat di kantor dewan setempat. Saat mengutarakan hal itu kepada awak media, Pasha tak kuasa menahan tangis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.