Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Laudya Cynthia Bella./Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA -- Aktris Laudya Cynthia Bella tidak tinggal diam dituding sengaja menjual rumah yang kabarnya pemberian dari mantan tunangannya, Afif Kalla. Kata istri Engku Emran, rumah itu adalah miliknya pribadi.
"Naudzubillahi Mindzalik. Demi Allah, Rasulullah, itu rumah hasil kerja saya," ujar Laudya Cynthia Bella tegas di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pafa Kamis (25/10/2018).
Perempuan 30 tahun ini memastikan tidak pernah diberi hadiah rumah oleh para mantan pacarnya, termasuk Afif Kalla.
"Apapun itu, ex-boyfriend saya nggak pernah kasih saya rumah," sambungnya lagi.
Menurut Laudya Cynthia Bella , rumah yang berlokasi di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu adalah hasil jerih payahnya di awal karier. Dia membeli rumah tersebut dengan cara kredit.
"Saya kerja loh. Hasil syuting itu rumah pertama saya. Saya syuting, beli rumah di Ciganjur," kata Laudya Cynthia Bella.
Sebelumnya ramai diberitakan bintang Surga Yang Tak Dirindukan itu menjual rumahnya seharga Rp9 miliar. Berhembus kabar, rumah tersebut merupakan hadiah tunangan dari Afif Kalla.
Laudya Cynthia Bella kembali membeberkan rumahnya yang berlokasi di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan itu pun menurut Laudya Cynthia Bella belum dibayar lunas.
"Aku juga sudah klarifikasi di Youtube channel aku. Aku pindah ke Pejaten. Dan itu aku masih nyicil sama bank BNI bisa dicek, aku masih nyicil," katanya.
Sedangkan untuk rumah yang berada di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan juga dibelinya dengan tahap cicilan. Namun setelah lunas, istri Engku Emran itu memang berencana menjual rumah mewahnya itu.
"Cuma rumah pertama itu sudah lunas. Karena itu dari hasil film pertama aku, dari hasil syuting. Sekarang mau dijual karena rumah di Jakarta aku ada dua dan bayar pajak mahal," sambung Laudya Cynthia Bella lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.
Kemenhub dorong Kertajati jadi pusat MRO nasional. Bandara ini diproyeksikan jadi hub penerbangan dan logistik.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.