Ini Regulasi yang Hambat Investasi Energi Terbarukan
Permen ESDM No 50/2017 dan perubahannya masih tidak menarik bagi para investor.
Samuel Wattimena/Asteria Desi Kartika Sari
Harianjogja.com, JAKARTA – Indonesia diyakini akan menjadi pusat tren busana etnik dunia setelah melihat gaya masyarakat mulai mengarah pada penggunaan pakaian bermotif batik dan tenun.
Tren tersebut akan lahir dengan sendirinya seiring dengan perubahan arah mode masyarakat ke pakaian tradisional.
Samuel Wattimena Desainer Busana mengatakan Indonesia dikenal dengan populasi manusia cukup tinggi, juga menghasilkan desain busana etnik dari berbagai daerah. Gaya etnik tersebut memiliki kekhasan masing-masing.
“Coba saja ke berbagai tempat, semua pria khususnya pasti sudah memakai batik dan memiliki baju tenun baik itu tenun Bali ataupun dari NTT,” kata Samuel belum lama ini.
Menurutnya kondisi saat ini berbeda dengan fenomena 20 tahun lalu. saat itu, kebanyakan pria menggunakan pakaian baju polos kain bahan meteran. Namun dewasa ini, umumnya para pria tidak lagi mengenakan baju polos, namun lebih pada baju etnik seperti batik.
“Pilihan mereka sudah ke pakaian tradisional. Kekuatan ini juga harus dibantu. Harus dibantu dengan memanfaatkan euforia ini. untuk nasionalisme dan ueforia nusantara kan tinggi sekali. Nanti ini akan menjadi momentum untuk terbentuknya fesyen etnik rasa indonesia,” sebutnya.
Dia meyakini suatu waktu Indonesia akan menjadi kiblat pakaian etnik dunia. Menurutnya tantangan produk Indonesia adalah masih minim dalam konteks promosi. Dukungan media menurutnya akan berpengaruh pada popularitas busana Tanah Air akan semakin baik. Namun dia mengaku akan ada pergerakan natural baik dari produsen maupun masyarakat.
“Kita yang sebagian terpengaruh gaya Italia dan gaya lainnya itu kan karena termakan iklan. Jadi pemahamanya menurut saya perkembangan sangat terjadi dan harus terus dikuatkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Permen ESDM No 50/2017 dan perubahannya masih tidak menarik bagi para investor.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.