Terlalu Posesif Ternyata Tanda Gangguan Mental Lho, Waspada Ya

newswire
newswire Rabu, 19 September 2018 19:35 WIB
Terlalu Posesif Ternyata Tanda Gangguan Mental Lho, Waspada Ya

Ilustrasi Pasangan/Reuters

Harianjogja.com, JOGJA—Tak ada salahnya memiliki rasa memiliki, tetapi jika terlalu berlebihan itu posesif namanya. Dan posesif yang berlebihan bisa dikategorikan sebagai penyakit gangguan mental.

Tanda-tanda posesif bisa dimulai dengan adanya rasa “memiliki” terhadap sesuatu. Misalnya pada pasangan. Apakah pasangan kamu sering berkata “kita harus terus bersama selamanya”, di saat bersama teman, keluarga atau bekerja, pasangan kamu akan berkata “kamu terlalu banyak menghabiskan waktu dengan keluarga. Apa gunanya kita bersama?” atau “ kenapa kamu harus pergi bekerja keluar kota? Itu membuatku kesal.”

Seiring berjalannya waktu, pernyataan-pernyataan itu semakin kasar, lebih sering mengomel, dan berbicara dengan nada mengancam. Pada akhirnya semua itu akan membuat perasaan semakin tertekan. Pertanyaannya adalah, apakah hal tersebut termasuk normal?

Posesif datang ketika kamu terlalu mengandalkan orang lain daripada dirimu sendiri. Sifat posesif juga datang ketika kamu terlalu mengharapkan untuk dicintai dan harus selalu dianggap penting. Kurangnya cinta dan kepercayaan pada diri sendiri bisa membuat Kamu menjadi pribadi yang posesif.

Bagaimana cara mengetahui pasanganmu termasuk orang yang posesif? Ini kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang yang memiliki sifat posesif, seperti dilansir dari Timesofindia, belum lama ini:

  1. Sering stalking akun media sosial Kamu. Mulai dari Facebook, Twitter, Whatsapp, Instagram, bahkan memerika daftar panggilan.
  2. Selalu memantau Kamu ketika sedang beinteraksi dengan lawan jenis. Tidak peduli itu teman atau kolega, dan selalu mencoba mencari alasan untuk bertengkar.
  3. Memaksa Kamu untuk memutuskan silaturahmi dengan teman lawan jenis.
  4. Selalu ingin bersama terus menerus dan selalu memeriksa keberadaan Kamu dimanapun dan kapanpun.
  5. Stalking akun media sosial teman-teman Kamu.
  6. Memaksa kamu untuk tidak pergi kemana pun dan membatalkan rencana yang telah lama dibuat.
  7. Menjadikan Kamu sebagai pusat segalanya. Sementara Kamu tidak memiliki ruang sama sekali untuk teman-teman, keluarga, atau bahkan kehidupan pribadi.

 

Mereka yang sering melakukan tujuh kebiasaan diatas harus berkonsultasi kepada dokter atau konsultasi terapis karena kemungkinan memiliki gangguan kepribadian ambang atau BPD (Borderline Personality Disorder). Biasanya orang yang menderita BPD, tidak dapat mengendalikan emosi mereka, lebih gampang cemburu, posesif atau bahkan hiperaktif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online