Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi chatting/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Ponsel pintar bikin Anda khilaf, termasuk mendorong Anda kerap berkomunikasi melalui pesan teks. Aplikasi percakapan (chatting) melalui pesan teks ternyat juga bisa memengaruhi hubungan Anda dengan pasangan lho. Jangan keseringan.
Dilansir dari Khoobsurati, lakukan ini agar hubungan Anda tidak rusak gara-gara keseringan chatting:
Mengirim pesan terlalu sering
Dapat dimengerti bahwa Anda sangat mencintai pasangan Anda. Akan tetapi, itu tidak berarti bahwa Anda harus terus menerus mengirim pesan setiap 15 menit sekali, karena hal ini hanya akan menyebabkan gangguan pada pasangan Anda. Pasangan Anda juga mungkin akan merasa tidak nyaman dengan hal ini. Jadi, disarankan untuk hanya mengirim pesan seperlunya saja, namun juga jangan sampai membuat Anda jadi jarang memberi kabar pada pasangan.
Mengirim pesan untuk berdebat
Setiap hubungan pasti pernah mengalami masalah. Jika Anda sedang mengalami masalah dalam hubungan, berusahalah untuk mendiskusikan masalah tersebut secara terbuka. Mengirim pesan marah-marah atau bahkan sampai menuduh satu sama lain tidak akan menyelesaikan masalah Anda dan justru akan membuat suasana semakin runyam. Cobalah untuk menyelesaikannya dengan berbicara secara langsung dengan pasangan Anda karena menyelesaikan masalah melalui chat atau telfon tidak akan menuntaskan masalah Anda.
Terlalu banyak menggunakan emoji dan tanda baca
Mengirim terlalu banyak emoji dalam pesan Anda, atau tanda baca dalam teks dapat menimbulkan drama dalam pesan Anda dan dapat membuat pasangan Anda tidak nyaman. Menurut para ahli, kebiasaan ini menandakan ketidakdewasaan seseorang. Jadi, disarankan agar menghindari menggunakan emoji terlalu banyak atau menggunakan tanda baca berlebihan pada setiap kalimat Anda.
Jarang mengirim pesan
Tidak mengirim pesan pada pasangan Anda juga bisa menimbulkan masalah dalam hubungan. Tidak menanggapi pesan dari pasangan Anda dapat menandakan agresif pasif dan juga dapat membuat pasangan merasa diabaikan atau bahkan membuat ia berpikir bahwa Anda tak lagi menyayanginya. Jadi, jika memang Anda memiliki waktu senggang, usahakan berkirim pesan dengan pasangan Anda ditengah kesibukan Anda. Dengan begitu, ia akan merasa dipedulikan dan juga disayangi.
Menggerutu dalam pesan
Ini adalah kebiasaan yang juga dapat merusak hubungan. Misalnya, jika pasangan Anda melupakan ulang tahun ibu Anda, dan Anda terus menerus mengatakan belum siap memaafkannya karena ia tidak peduli dengan keluarga Anda. Menggerutu seperti ini dapat membuat hubungan Anda bermasalah. Jadi, cobalah untuk tanyakan dan bicarakan pada pasangan Anda secara baik-baik agar tidak terjadi pertengkaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Pilur Bantul 2026 digelar di 30 kalurahan dengan 87 calon lurah dan 304.045 pemilih. Simak jadwal kampanye, masa tenang, hingga pencoblosan.
Cristiano Ronaldo menjadi sorotan jelang Denmark vs Portugal setelah laporan soal latihan individu dan keputusan Jorge Jesus di laga sebelumnya.
Direktur Pegadaian Ismail Ilyas berbagi pengalaman karier dan kepemimpinan kepada mahasiswa Universitas Andalas melalui sesi Alumni Calling.
Top skor Nations League 2026/2027 sementara dipimpin empat pemain, termasuk Lamine Yamal dan Erling Haaland yang sama-sama mengoleksi 3 gol.
Profil Timnas Bangladesh yang akan menghadapi Indonesia pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Hamza Choudhury, Shamit Shome, dan Thomas Dooley