Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi Pasangan/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Dunia kencan seperti pelangi, merah kuning hijau beragam warnanya. Sebagian merasa sangat seru, sebagian yang lain merasa tersiksa. Berkencan sesungguhnya adalah bersosialisasi belaka.
Dalam keintiman sosialisasi antarlawan jenis, ada beberapa hal yang kerap para lelaki jadikan alasan, dan perempuan tidak menyukainya. Berikut ini beberapa di antaranya.
Jadi alasan penyembuh luka karena belum move on
Duh! Jelas ini bukan sesuatu yang asyik. Mau tahu situasi pas kita bikin kencan jadi sesi terapi hati yang belum move on? Itulah saat ngobrol dengan teman kencan keluar kalimat: “Aku enggak pernah mencintai seseorang seperti itu lagi, dan pastinya tidak akan pernah bisa mencintai seperti itu lagi.”
Siapa sih yang mau terus mendengarkan masa lalu pasangannya?
Pakai masa lalu jadi alasan kelakuan buruk
Nah, ini kurang lebih sama dengan kebiasaan nomor satu di atas. Bedanya, kita suka curhat tentang bagaimana kita melakukan hal-hal buruk gara-gara kejadian tidak enak yang dilakukan sama mantan ke kita. Duh yang ada, cewek yang kita kencani jadi melihat kita sebagai sosok yang tersakiti banget.
PHP Melulu
Tarik ulur, bilang kangen tapi tidak kunjung memutuskan arah yang jelas. Ibarat lagu, “Mau dibawa ke mana hubungan kita? Jika kau terus menunda-nunda, tanpa ada ikatan cinta.”
Pria-pria pemberi harapan palsu biasanya hanya ingin bermain, bukan hal serius. Perempuan sangat peka merasakannya.
Pikiran negatif terus
Menertawakan pasangan kencan memang kesannya seru. Bisa jadi bikin si dia tertawa atau malah bikin dirinya kesal. Tapi percaya, kalau pas dia cerita tentang mimpi dan harapannya dan kita malah menanggapinya dengan kalimat candaan, yang ada kita dianggap pria gampangan yang tidak serius. Siap kencan?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan Indonesia tetap mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak perang sebagai cara menyelesaikan perselisihan.
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Hujan ekstrem di Chiba, Jepang, memicu banjir dan peringatan Level 5. Tiga orang tewas dan lebih dari 400.000 warga dievakuasi.
Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman sekaligus bimbingan teknis agar mampu membangun sistem pengelolaan keuangan
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.