24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Ilustrasi bayi/Reuters
Harianjogja, JAKARTA—Menjadi orang tua yang penuh kekhawatiran akan berdampak negatif bagi pertumbuhan anak. Orang tua wajib terus memperbarui pengetahuan dan dunia pengasuhan anak. Terus belajar dan memperluas wawasan adalah satu-satunya cara membesarkan anak tanpa rasa khawatir.
"Jadi orang tua yang enggak pernah belajar padahal hampir tiap orang akan mengalaminya. Saat diberi tanggung jawab ibu ayah baru akan mencari informasi dari berbagai sumber, ada yang dari orang tuanya, saudara, buka Internet, tapi apakah sumbernya kekinian atau malah sudah kedaluwarsa? Ilmu turun temurun belum tentu bisa dipraktikkan untuk zaman sekarang," jelas dr. Reisa Broto Asmoro di Jakarta belum lama ini.
Ia mencontohkan soal perawatan bayi yang kerap menjadi perdebatan antara orang tua muda dengan orang tua atau mertua, karena perbedaan pandangan cara merawat bayi. Ibu muda tentu akan dilanda dilema, maka bagaimana cara meyakinkan orang tua atau mertua?
Menurut dokter Reisa, meyakinkan orang tua butuh cara, ibu baru mesti mereferensikan sumber yang tepat. Kalau ingin tahu panduannya, melawan mitos harus memperbarui ilmu merawat bayi.
"Zaman terus berkembang ilmu pun berkembang, termasuk perawatan bayi, karena belum tentu sama tiap generasi. Kadang kalau tidak jelas sumbernya ada yang jaman dulu bisa diterapkan, tapi sekarang tidak," katanya.
Salah satu cara mencari referensi dalam memperbarui ilmu merawat bayi, ibu muda setidaknya memiliki dan membaca buku tentang perawatan bayi, ilmu kekinian soal merawat bayi yang bisa diterapkan. Orang tua muda generasi millennial harus pintar mencari informasi dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Zaman dulu pakai gurita karena perut bayi besar, tapi seiring berkembangnya ilmu, ternyata itu berbahaya tidak ada hubungannya dengan udel anak yang bisa jadi menonjol ke depan. Menggunakan gurota malah bisa mengganggu otot pernapasan," kata dokter Reisa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.