Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Indra Brugman./Suara
Harianjogja.com, JAKARTA- Artis Denada yang dibully netizen terkait penyakit yang diderita anaknya menuai solidaritas dari aktor Indra Brugman.
Aktor Indra Bruggman mengutuk tindakan netizen yang masih gencar membully Denada. Bagaimana tidak, beberapa dari mereka menilai penyakit leukemia yang diderita anak Denada, Shakira Aurum akibat karma.
Aksi Denada yang kerap berpakaian seksi dianggap pemicu Shakira Aurum sakit. Mantan kekasih Ihsan Tarore ini pun disebut-sebut mendapat karma.
"Kalau bisa saat dengar kabar kurang baik jangan mendoakan dan mengatakan bahwa itu adalah sebuah karma. Ingat, segala sesuatu ada balasannya," ujar Indra Bruggman, saat ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018).
Ia juga meminta supaya netizen berhenti berkomentar nyinyir terhadap Denada. Justru lelaki 37 tahun ini menyarankan agar publik lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
"Sebenarnya saat mendoakan atau berucap yang jelek pada seseorang itu nanti bisa berbalik pada kita. Kalau tidak bisa mendoakan atau memberi support setidaknya jangan berkata yang menyakitkan," tutur Indra Bruggman.
"Karena Dena sudah menderita dengan apa yang dialaminya," sambungnya lagi. Seperti diketahui, Shakira Aurum didiagnosa mengidap leukemia. Kini, bocah lima tahun ini sedang dirawat intensif di Singapura sejak Juni 2018.
Indra Bruggman berharap Denada bisa tabah menghadapi cobaan. Usai kejadian ini, ia juga ingin perempuan 39 tahun itu bisa semakin dekat dengan Tuhan.
"Ya semoga ini bisa juga jadi ladang pahala untuk Dena. Karena kan dia sekarang bisa fokus memberi perhatian dan waktu untuk anak, ya banyak doa juga. Mungkin ini momen dia bisa semakin mendekatkan diri pada Tuhan," kata Indra Bruggman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.