Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JOGJA- Siapa tak kenal Ardie Bakrie. Anak pengusaha sukses dan politisi, Aburizal Bakrie ini juga dikenal sukses sebagai pengusaha.
Ternyata, sang istri, Nia Ramadhani mengakui sendiri kalau suaminya, Ardi Bakrie jadi incaran para artis dan sosialita. Cemburu nggak ya?
Nia Ramadhani terang-terangan mengatakan kalau suaminya itu banyak diincar para artis dan sosialita.
Apalagi dengan posisi Ardi Bakrie sebagai pengusaha sukses yang punya banyak harta.
Wajar jika banyak wanita yang mungkin menginginkan bisa memiliki hubungan dengannya, meskipun mereka sudah tahu Ardi telah memiliki istri.
Namun sebagai istri, Nia Ramadhani ternyata menanggapi hal itu dengan santainya.
Nia Ramadhani bahkan mengatakan tak kepikiran dengan cewek-cewek yang mau mendekati suaminya.
"Iya banyak lah yang ngincer [Ardi Bakrie] gitu. Tapi ya aku nggak kepikiran," jawab Nia Ramadhani saat ditanya Ashanty di acara Ngusix, judul Vlog The Hermansyah A6 yang diunggah pada Kamis (28/6/2018) lalu.
Dari percakapan mereka, Nia Ramadhani juga mengaku tak pernah cemburu dan curiga dengan Ardi Bakrie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.