Tiga Kali Terjerat Korupsi, Ini Jejak Kasus yang Menjerat Fahd Arafiq
KPK menyebut status residivis Fahd Arafiq dapat menjadi pertimbangan pemberatan hukuman setelah tiga kali terjerat perkara korupsi.
Nikita Mirzani./Ist-Instagram @nikitamirzanimawardi_17
Harianjogja.com, JAKARTA- Anak sulung Nikita Mirzani yang berinisial LM atau yang kerap disapa Loly, kabur dari rumah.
Kabar itu dibenarkan oleh Ketua Komnas Anak, Aris Merdeka Sirait. Ia membenarkan jika anak Nikita Mirzani yang berinisial LM atau yang kerap disapa Loly, kabur dari rumah dan menuju salah seorang kerabatnya. Anak tersebut kemudian diantarkan ke Komnas Anak oleh saudaranya.
“Ada teman dari keluarga ibunya yang anterin,” ujar Aris Merdeka Sirait saat dihubungi melalui sambungan telefon, Kamis (31/5/2018).
“Keluarga atau teman ibunya Loly kenal orang Komnas Anak dan psikolog, ibu Elizabeth yang memang Komisioner Komnas Anak. Saat ini masih di bawah perhatian kita,” tambahnya.
Lantas apakah penyebab Putri sulung Nikita Mirzani tersebut kabur dari rumahnya? Menurut pengakuan dari saudaranya, Loly kabur dari kediamannya dikarenakan kerap terjadi permasalahan dalam rumah tangga Nikita Mirzani dan Dipo Latief.
“Saudaranya bilang Nikita ada permasalahan dalam rumah tangga,” ungkap Aris Merdeka Sirait.
Oleh sebab itu, Loly merasa tidak nyaman berada di rumah. Aris Merdeka Sirait berharap bisa menyelesaikan masalah dengan berdiskusi dengan Nikita Mirzani selaku orangtua dari anak tersebut.
“Dia enggak nyaman di rumah, yah kita harapkan Loly bisa berdiskusi dengan orangtuanya untuk mencari solusi, diserahkan atau gimana,” tutup Aris Merdeka Sirait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
KPK menyebut status residivis Fahd Arafiq dapat menjadi pertimbangan pemberatan hukuman setelah tiga kali terjerat perkara korupsi.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.