24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Ilustrasi Pasangan./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Menjadi pengantin baru hingga satu tahun pertama menikah barangkali terlihat indah dan semua serba romantis. Namun sebenarnya tahun pertama pernikahan adalah masa kritis karena rentan perceraian.
"Mau pacaran selama apa pun, tahun pertama itu penuh cobaan," kata psikolog Ajeng Raviando di Jakarta, belum lama ini.
Pengantin baru yang sedang euforia menikmati bab baru dalam kehidupan mereka biasanya punya ekspektasi tinggi atas apa yang akan mereka jalani. Kekecewaan akan melanda ketika kenyataan rupanya tidak seindah yang diharapkan.
Menurut Ajeng, pada tahun pertama pernikahan pasangan suami istri sebaiknya belajar untuk menyesuaikan diri. Jangan lupa untuk memahami kekurangan masing-masing serta menerimanya secara lapang dada.
"Ikhlas dan bersyukur atas hubungan tersebut adalah faktor pertama dalam menjaga keharmonisan," kata Ajeng.
Cobaan dalam pernikahan takkan pernah berhenti. Ketika hubungan sudah stabil dan usia pernikahan sudah bertambah, masalah selanjutnya adalah mengatasi rasa bosan akibat terkungkung rutinitas.
Pasangan suami istri harus bisa menyiasatinya agar pernikahan mereka tetap terasa menyenangkan. Komunikasi jadi kunci utama untuk menyelesaikan segala masalah dan perbedaan.
Jika ada unek-unek, bicarakan pada pasangan. Kalau dipendam terlalu lama bisa berpotensi membuat hubungan tidak harmonis.
Dia menambahkan, di Indonesia tren perceraian semakin meningkat dengan kenaikan 15%-20%. Menurut Ajeng, ada pergeseran nilai di mana pernikahan kerap dijalani seperti sedang berpacaran. Bila dirasa kurang cocok, hubungan langsung diputuskan.
"Padahal yang namanya pernikahan butuh kerja keras, kesabaran dan usaha dari dua belah pihak.”
Selain hubungan tidak harmonis, beberapa alasan penyebab perceraian di Indonesia meliputi tidak ada tanggung jawab, persoalan ekonomi serta adanya orang ketiga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.