Erupsi Anak Krakatau Berlangsung 3 Menit 46 Detik, Ini Imbauan Badan Geologi
Gunung Anak Krakatau erupsi pada Jumat sore dengan kolom abu 250 meter di atas puncak. Masyarakat diminta menjauhi radius 2 kilometer.
Sirkuit Mandalika. - Antara
Harianjogja.com, LOMBOK TENGAH—Tingkat keterisian kamar hotel di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkat selama gelaran MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika. Okupansi hotel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika bahkan mencapai 100%, sedangkan sejumlah wilayah lain mencatat tingkat keterisian hingga 80-90%.
Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, mengatakan hampir seluruh akomodasi di sekitar Mandalika telah terisi selama ajang balap tersebut. Meski demikian, masih terdapat sejumlah homestay yang belum mendapatkan tamu.
"Kalau untuk yang di Mandalika sudah 100 persen. Meski pun ada homestay yang belum terisi namun pada umumnya semua sudah penuh di sekitar Mandalika," ujarnya di Mandalika, Jumat (9/10/2026).
Hotel di Mataram dan Senggigi Terisi hingga 90%
Selain Mandalika, tingkat okupansi hotel di Kota Mataram dan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, juga mencapai 80-90%.
Wolini menyebut hotel berbintang di Mataram telah penuh. Sementara itu, sejumlah hotel nonbintang atau hotel berukuran kecil belum seluruhnya terisi.
"Kalau Mataram hampir sama. Khusus yang bintang-bintang penuh. Kecuali yang non bintang atau hotel kecil mungkin tidak semuanya," kata Wolini.
Pada Jumat, wisatawan dari berbagai daerah mulai berdatangan ke Lombok untuk menyaksikan langsung gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika. Kedatangan penonton tersebut turut mendorong permintaan kamar hotel dan penginapan di sejumlah kawasan.
Pencabutan Pergub Tarif Akomodasi Dinilai Berpengaruh
Wolini mengakui pencabutan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Tarif Usaha Jasa Akomodasi cukup berpengaruh terhadap peningkatan okupansi hotel selama MotoGP tahun ini.
Menurut dia, aturan sebelumnya mengatur batas kenaikan tarif berdasarkan zona tertentu. Setelah peraturan tersebut dicabut, mekanisme pasar memberikan keleluasaan bagi pelaku usaha dalam menentukan tarif, tetapi tetap harus berada dalam batas kewajaran.
"Dulu Pergub kan mengatur zona-zona boleh naik sekian persen di zona ini. Tapi setelah Pergub dicabut mekanisme pasar menjadi bebas tapi tidak bebas se-bebasnya harus masih dalam koridor yang wajar, tapi ini ada pilihan bagi konsumen untuk bisa memilih," tegasnya.
Wisatawan Domestik Mendominasi Pemesanan Hotel
Wolini mengatakan pemesanan kamar hotel selama MotoGP 2026 lebih banyak berasal dari wisatawan domestik dibandingkan wisatawan mancanegara.
Meski tingkat keterisian hotel di sejumlah wilayah tinggi, PHRI NTB berharap tidak ada keluhan konsumen terkait tarif kamar hotel maupun penginapan selama penyelenggaraan MotoGP.
Hingga Jumat, PHRI NTB mengaku belum menerima laporan keluhan mengenai harga akomodasi selama ajang tersebut berlangsung.
"Sejauh ini belum ada laporan keluhan terkait harga yang kita terima ya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gunung Anak Krakatau erupsi pada Jumat sore dengan kolom abu 250 meter di atas puncak. Masyarakat diminta menjauhi radius 2 kilometer.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.
DPRD Kota Jogja mendorong WJNC digelar rutin setiap 7 Oktober agar menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan lama tinggal.
Suzuki membukukan penjualan ritel 54.179 unit hingga September 2026. New Carry menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 55%.