Gavin Lee Tahu Timnas Indonesia Lebih Kuat, Singapura Tak Gentar
Pelatih Singapura Gavin Lee menyadari Timnas Indonesia lebih kuat di FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura siap menghadapi tantangan di GBK.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Piala Dunia 2026 ternyata tidak sekadar menjadi panggung megah bagi para atlet sepak bola terbaik dari seluruh penjuru dunia. Di balik gemuruh stadion dan euforia suporter yang memadati arena, terselip fenomena unik: ribuan perempuan lajang kini menjadikan perhelatan ini sebagai kesempatan emas untuk merajut hubungan asmara.
Berdasarkan laporan New York Post pada 15 Juni 2026, tren kencan ini melibatkan ribuan perempuan di Amerika Serikat yang berani berinvestasi besar. Mereka rela menghabiskan ribuan dolar dan menempuh perjalanan antar kota demi bertemu pria-pria mancanegara yang datang khusus untuk menonton turnamen sepak bola terbesar sejagat raya ini.
"Kolam Kencan" yang Meluas
Salah satu motor penggerak fenomena ini adalah Dee Vel-Baque, perempuan 33 tahun asal New Jersey. Ia tinggal hanya 30 menit dari Stadion MetLife dan telah mengamankan tiket untuk menyaksikan sedikitnya empat pertandingan.
"Piala Dunia sudah dimulai. Ada begitu banyak acara di New York dan New Jersey, banyak pesta dan aktivitas untuk warga lokal maupun orang yang datang untuk pertandingan," kata Vel-Baque kepada New York Post. "Kolam kencan tiba-tiba menjadi jauh lebih besar," tambahnya.
Investasi Demi Bertemu Cinta
Antusiasme serupa juga ditunjukkan oleh Natalie, seorang kreator konten gaya hidup dari Los Angeles. Sejak Amerika Serikat dipastikan menjadi tuan rumah, ia sudah menyisihkan pendapatan secara disiplin.
"Saya punya keuntungan karena sudah berinvestasi. Begitu tahu Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia, saya langsung mulai menabung untuk membeli tiket," ujarnya.
Natalie harus merogoh kocek sekitar 2.000 dolar AS atau setara dengan Rp32 juta hanya untuk tiket pertandingan melalui platform daring. Angka tersebut belum termasuk akumulasi biaya akomodasi dan perjalanan ke Philadelphia, Kansas, Boston, serta Dallas untuk mengikuti rangkaian FIFA Fan Fest.
Strategi di Aplikasi Kencan
Di Dallas, Karen Gutierrez (31) juga melihat momen Piala Dunia sebagai peluang besar untuk menjalin koneksi baru. Kota tempat tinggalnya yang menjadi salah satu tuan rumah pertandingan membuat peluangnya untuk bertemu pria internasional semakin terbuka lebar.
Gutierrez pun kembali mengaktifkan akun di platform seperti Hinge, Bumble, dan Tinder. Ia melakukan perombakan total pada profil agar lebih menarik bagi pendatang.
"Saya memperbarui profil dengan foto-foto musim panas terbaru dan foto saat mengenakan jersey tim nasional Amerika Serikat serta Meksiko," katanya.
Tak hanya foto, deskripsi profilnya pun disesuaikan. Ia menuturkan dengan nada bercanda, "Untuk jawaban di prompt aplikasi kencan 'Saya paling dikenal karena,' saya tulis, 'Mengetahui bar sepak bola terbaik,' karena para penggemar asing menyebutnya 'football,' bukan 'soccer'."
Gutierrez mengaku ingin menikmati musim panas dengan pria tampan bertinggi di atas 6 kaki yang fasih berbahasa Spanyol.
Mencari Romansa di Tengah Pertandingan
Sementara itu, Pat Morad (33), seorang profesional teknologi asal Chicago, menjadikan Piala Dunia sebagai agenda wisata ke berbagai kota besar seperti New York, Los Angeles, dan Miami. Sebagai penggemar tim nasional Kolombia, ia melihat ini sebagai peluang bertemu sesama pecinta sepak bola.
"Berkencan di usia 30-an itu membosankan. Masuk aplikasi, menghapusnya, lalu kembali lagi bukan sesuatu yang ditunggu-tunggu orang," ujarnya. "Tapi ketika dikaitkan dengan sesuatu yang menyenangkan seperti Piala Dunia, semuanya terasa lebih seru, apa pun hasilnya," tambahnya.
Dampak bagi Ekonomi Wisata
Fenomena ini secara tidak langsung mendongkrak permintaan akomodasi dan tiket di kota-kota tuan rumah. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini diperkirakan menarik sekitar 6,5 juta pengunjung.
Bagi para perempuan lajang seperti Gutierrez, Piala Dunia 2026 adalah momen langka. Ia tidak menampik harapan besar yang disimpannya.
"Ini adalah waktu yang sangat menyenangkan bagi kami para gadis lajang," katanya. Dan jika takdir mempertemukannya dengan belahan jiwa di tengah kemeriahan turnamen? "Tentu saja, jika saya bertemu cinta dalam hidup saya dan percikan api beterbangan seperti gila, saya akan menerimanya," pungkasnya sambil tertawa. "Itu adalah mimpi."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Singapura Gavin Lee menyadari Timnas Indonesia lebih kuat di FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura siap menghadapi tantangan di GBK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.