Arab Saudi Ancam Denda Rp93 Juta bagi Jemaah Haji Ilegal
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Dua ekor hiu paus mendekat saat penelitian berlangsung. ANTARA/HO-Konservasi Indonesia/aa.
Harianjogja.com, JAKARTA — Studi terbaru yang melibatkan sejumlah peneliti lintas lembaga di Indonesia mengungkap fakta penting terkait pola migrasi hiu paus. Spesies ikan terbesar di dunia ini ternyata melintasi sedikitnya 13 negara di kawasan Indo-Pasifik, sehingga membutuhkan pendekatan konservasi lintas batas negara yang lebih komprehensif.
Riset tersebut dilakukan oleh kolaborasi Konservasi Indonesia, Elasmobranch Institute Indonesia, Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, serta Conservation International. Tim peneliti menganalisis data pelacakan satelit terhadap 70 individu hiu paus selama periode 2015 hingga 2025.
Penelitian ini mengambil titik pengamatan di empat lokasi agregasi utama di Indonesia, yaitu Teluk Cenderawasih, Kaimana, Teluk Saleh, dan Teluk Tomini. Hasilnya menunjukkan bahwa hiu paus tidak hanya menetap di satu lokasi, melainkan bergerak dinamis dari perairan pesisir menuju laut lepas.
Focal Species Conservation Senior Manager Konservasi Indonesia, Iqbal Herwata, menjelaskan bahwa temuan ini mengubah cara pandang terhadap konservasi hiu paus. “Kini kita tidak hanya mengetahui lokasi kemunculan, tetapi juga pola pergerakan dan faktor lingkungan yang memengaruhi migrasi mereka,” ujarnya.
Menurutnya, wilayah seperti Teluk Saleh menjadi lokasi penting untuk aktivitas mencari makan yang relatif stabil sepanjang tahun. Sementara itu, laut lepas berfungsi sebagai jalur migrasi sekaligus area pencarian makan tambahan ketika sumber makanan di lokasi utama berkurang.
Menariknya, hanya beberapa lokasi yang mampu mendukung keberadaan hiu paus secara konsisten sepanjang tahun, di antaranya Teluk Cenderawasih dan Teluk Saleh. Kedua kawasan ini dinilai sebagai habitat kunci yang tidak tergantikan dalam siklus hidup hiu paus.
Namun, sebagian besar jalur migrasi hiu paus justru berada di luar kawasan konservasi. Mereka diketahui melintasi perairan berbagai negara seperti Australia, Filipina, Papua Nugini, hingga Kepulauan Solomon, serta wilayah laut lepas yang belum memiliki pengelolaan ketat.
Guru Besar oseanografi dari Universitas Diponegoro, Anindya Wirasatriya, menjelaskan bahwa hiu paus memanfaatkan dinamika arus laut layaknya “jalan tol alami”. Arus dan produktivitas perairan menjadi penentu arah migrasi, sementara beberapa titik berfungsi sebagai “rest area” untuk mencari makan.
Temuan ini menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam upaya konservasi hiu paus. Indonesia, sebagai salah satu pusat konektivitas migrasi spesies ini, memiliki peran strategis dalam mendorong kebijakan perlindungan lintas negara.
Selain itu, data spasial yang dihasilkan dari penelitian ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi risiko interaksi negatif dengan aktivitas manusia, seperti tabrakan kapal, penangkapan tidak sengaja, hingga pengembangan pariwisata bahari yang lebih berkelanjutan.
Dengan pendekatan berbasis ekosistem dan kerja sama regional, diharapkan upaya pelestarian hiu paus dapat berjalan lebih efektif dan mampu menjaga keberlanjutan spesies ini di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.