Nomor WhatsApp Hangus? Jangan Panik, Akun Masih Bisa Diselamatkan
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Foto ilustrasi uang - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah tim penyelam dari perusahaan penyelamat bangkai kapal berhasil membuat penemuan spektakuler di bawah perairan biru kehijauan Florida, yang dikenal sebagai Treasure Coast. Penemuan ini berupa harta karun Spanyol kuno yang ditaksir senilai sekitar Rp 16 miliar.
Temuan berharga ini diumumkan oleh 1715 Fleet-Queens Jewels LLC dan mencakup lebih dari 1.000 koin emas dan perak. Koin-koin tersebut diyakini dicetak di koloni Spanyol, termasuk Bolivia, Meksiko, dan Peru, memberikan wawasan berharga tentang perdagangan masa lalu.
Kawasan Treasure Coast di Florida memang terkenal sebagai "kuburan" bagi kapal-kapal kuno. Sejarah mencatat, pada 31 Juli 1715, sebuah armada kapal Spanyol yang sarat muatan emas, perak, dan permata dari Dunia Baru (Amerika) karam dihantam badai hebat di wilayah tersebut.
"Ratusan kapal tenggelam dan menumpahkan muatannya ke laut. Selama bertahun-tahun, para pemburu harta telah berhasil mengangkat jutaan dolar koin emas dari armada 1715 di sepanjang pesisir dari Melbourne hingga Fort Pierce," lapor CNN, Jumat (3/10/2025). Penemuan 1.000 koin sekaligus ini dinilai langka dan luar biasa.
Menurut penyelam Levin Shavers, beberapa koin yang berhasil diangkat ke permukaan masih memperlihatkan tanggal dan tanda cetak aslinya, menjadikannya detail berharga bagi sejarawan dan kolektor. "Penemuan ini bukan hanya tentang harta karun itu sendiri, tapi juga kisah yang dibawanya," ujar Sal Guttuso, direktur operasional perusahaan.
Tim Guttuso menggunakan berbagai metode canggih, seperti kapal penyelam, detektor logam bawah laut, hingga teknik manual seperti mengipas pasir dan penyedotan, untuk menyisir dasar laut.
Namun, di bawah hukum Florida, setiap artefak bersejarah yang ditemukan di perairan milik negara secara otomatis menjadi milik pemerintah. Para penemu wajib bekerja dengan izin resmi, dan sekitar 20% dari hasil temuan harus diserahkan kepada negara untuk tujuan penelitian atau dipamerkan kepada publik. Sisa hasil temuan kemudian dibagi antara perusahaan penyelamat dan subkontraktor.
"Pada akhirnya, rakyat Florida juga mendapat manfaat karena harta karun ini dipamerkan di museum," tutup Guttuso, menekankan pentingnya pelestarian dan edukasi publik dari temuan bersejarah ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.