Cukup Beberapa Menit, Aktivitas Ini Turunkan Risiko Penyakit
Olahraga intens beberapa menit terbukti turunkan risiko penyakit kronis menurut studi terbaru.
Buah Pala - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Buah pala adalah buah yang berasal dari pohon pala (Myristica fragrans), yang tumbuh di daerah tropis, terutama di Indonesia. Buah ini memiliki biji yang dikenal dengan nama pala, yang biasanya digunakan sebagai rempah-rempah dalam masakan dan produk-produk kesehatan. Selain bijinya, bagian luar buah pala juga memiliki kegunaan. Berikut ini manfaat buah pala untuk kesehatan seperti dikutip dari Times of India, Selasa (4/3/2025):
Meningkatkan pencernaan
Pala dapat merangsang produksi enzim pencernaan yang membantu proses pencernaan, mengurangi masalah perut seperti kembung, gas, dan sembelit.
Meningkatkan kualitas tidur
Pala dikenal karena kemampuannya untuk membantu tidur lebih nyenyak. Mengandung senyawa myristicin, yang dapat memiliki efek menenangkan dan relaksasi pada sistem saraf.
BACA JUGA: Nikita Mirzani Ditahan Polisi Terkait Dugaan Kasus Pemerasan kepada Dokter
Mengurangi rasa sakit dan peradangan
Pala memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik, yang dapat membantu meredakan rasa sakit dan peradangan pada tubuh, seperti nyeri sendi atau otot.
Meningkatkan kesehatan otak
Pala mengandung senyawa yang diyakini dapat meningkatkan fungsi otak, memperbaiki memori, dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer.
Menjaga kesehatan kulit
Pala juga dikenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, karena sifat antibakteri dan antioksidannya yang dapat melawan infeksi dan penuaan dini.
Mengurangi stres dan kecemasan
Aroma pala yang menenangkan sering digunakan dalam aromaterapi untuk membantu meredakan stres dan kecemasan. Pala memiliki efek menenangkan yang dapat membantu relaksasi tubuh dan pikiran.
Namun, perlu diingat bahwa penggunaan pala harus dilakukan dengan bijak, karena konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti keracunan atau gangguan kesehatan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Times of India
Olahraga intens beberapa menit terbukti turunkan risiko penyakit kronis menurut studi terbaru.
DPRD Bantul mengingatkan keberadaan PSEL bukan alasan warga meningkatkan produksi sampah. Pengurangan dari sumber tetap harus dilakukan.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Lomba wiru jarik dan permainan dakon digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Sleman, Senin (31/8/2026).
PSIM Jogja menghadirkan season pass untuk 17 laga kandang Super League 2026/2027, dengan harga mulai Rp925.000.
FKPDAS DIY mendorong penyelesaian Pergub Insentif DAS tahun ini untuk memperkuat konservasi dan hubungan hulu-hilir.