Dekan FK-KMK UGM Bawa Suara Komunitas Jalanan Indonesia ke Forum Pandemi Global
Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata membawa isu komunitas jalanan Indonesia dalam forum kesiapsiagaan pandemi global di New York.
Suasana jumpa pers Mentalita Fest 2025 yang digelar pada Selasa (21/1/2025)./Yosef Leon
JOGJA—Sebagai Kota Budaya dan Kota Kreatif, Jogja tengah bersiap menjadi saksi kemeriahan Mentalita Fest 2025, sebuah festival musik dan kreativitas yang akan digelar di Stadion Kridosono pada 1 Februari 2025 mendatang. Dengan tema You Know Who You Are, festival ini mengajak masyarakat untuk merayakan keunikan diri, menggali potensi, dan mengejar passion mereka melalui musik dan berbagai kegiatan menarik.
Ketua Penyelenggara Mentalita Fest, Dona Marsita mengatakan acara ini merupakan bentuk perayaan 12 tahun berdirinya Mentalita.id, sebuah brand yang berakar pada budaya musik dengan sentuhan karakter football culture. “Acara ini adalah ajang ekspresi dan kolaborasi, sekaligus bukti bahwa Jogja adalah kota yang sangat mencintai musik. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan menampilkan berbagai genre musik dari para musikus yang sudah dikenal maupun yang sedang berkembang,” kata Dona, Selasa (21/1/2025).
Dona menambahkan bahwa festival ini akan memiliki dua panggung megah yang berlokasi di Stadion Kridosono. Kedua panggung ini akan menampilkan penampilan musik secara bergantian, sehingga para penonton bisa menikmati suguhan tanpa jeda.
Mentalita Fest 2025 akan dimeriahkan oleh sejumlah band ternama seperti Superman is Dead, Morfem, Rebellion Rose, DPMB X Serigala Malam, hingga sejumlah grup band indie seperti Ngatmobilung, The Cloves and The Tobacco, Dongker, dan Over Distorsion.
Salah satu musikusyang tampil, Boris Sirait dari Ngatmobilung, mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam festival ini adalah sebuah tantangan besar. “Jenis musik kami berbeda dengan kebanyakan penampil lain yang lebih keras dan cepat. Band kami beraliran pop Jawa yang melankolis. Tetapi kami melihat ini sebagai kesempatan untuk menghadirkan sesuatu yang baru. Semoga kami bisa memberikan momen cooling down bagi penonton sebelum kembali ke energi penuh dari penampil lainnya,” kata Boris.
Selain pertunjukan musik, Mentalita Fest juga menghadirkan berbagai booth kreatif untuk mendukung keberagaman ekspresi, salah satunya booth tato.
Antusiasme masyarakat terhadap festival ini terlihat dari penjualan tiket yang berlangsung sejak November 2024.
Kategori tiket dimulai dari Silver seharga Rp50.000 langsung habis terjual, hingga kategori Presale 1 dan Presale 2.
Saat ini, tiket Presale 3 dengan harga Rp110.000 telah dijual, dan lebih dari 5.000 tiket telah terjual. Dona juga mengumumkan adanya tiket komunitas dengan harga khusus yang sudah terjual habis. “Besok akan kami luncurkan promosi untuk early entry dengan harga yang lebih murah, tetapi dengan beberapa ketentuan. Kami sangat senang melihat antusiasme luar biasa dari para penonton.”
Festival ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai sponsor, termasuk Passionviled.id.
Menurut Abi, perwakilan Passionviled.id, festival ini adalah langkah penting untuk mendukung anak muda yang memiliki passion di bidang musik. “Kami tidak ingin kehilangan momen ini. Dengan berpartisipasi, kami memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri mereka,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata membawa isu komunitas jalanan Indonesia dalam forum kesiapsiagaan pandemi global di New York.
Rambut rontok saat disisir merupakan bagian dari siklus alami. Ketahui jumlah yang masih normal dan tanda kerontokan yang perlu diperiksa.
Susan Sarandon dan Hannah Einbinder ditangkap saat demo menolak Netanyahu di dekat Markas PBB New York. Simak kronologi aksinya.
Cara berhenti langganan Meta One agar tidak diperpanjang otomatis. Simak langkah membatalkan lewat WhatsApp, App Store, dan Google Play.
Cek harga emas Pegadaian Jumat 25 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri24 lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
Ban mobil retak rambut bisa dipicu usia, UV, tekanan angin, hingga penyimpanan. Kenali retakan yang masih dangkal dan tanda ban harus diganti.