Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Ilustrasi boneka Labubu./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Beberapa hari terakhir, media sosial dihebohkan dengan kehadiran boneka kecil bernama Labubu. Bentuk boneka Labubu menyerupai karakter elf dan banyak digunakan sebagai gantungan tas.
Boneka Labubu sebenarnya sudah ada sejak tahun 2015. Namun, boneka Labubu kembali viral di tahun ini berkat unggahan Lisa Blackpink di akun Instagram-nya. Kini, Labubu pun banyak diburu oleh publik untuk dikoleksi.
Sebenarnya, siapakah sosok dibalik kesuksesan boneka Labubu? Melansir dari Bangkok Post, boneka Labubu dibuat oleh Kasing Lung, seorang berdarah Hong Kong yang tumbuh besar di Belanda.
Tumbuh besar di Belanda membuat Kasing Lung tertarik pada dunia peri dan elf dari cerita rakyat tradisi Nordik.
Saat tinggal di Belanda, Kasing Lung bekerja sebagai ilustrator buku anak-anak dan menjadi orang China pertama yang memenangkan Penghargaan Ilustrasi di Belgia.
Pada 2010, Kasing beralih profesi dari seorang ilustrator profesional menjadi seorang desainer mainan. Kasing kembali ke Hong Kong pada 2012 untuk bekerja dengan How2work, merek mainan terkenal di Hong Kong untuk menerbitkan buku ilustrasi China dan seri figur koleksi.

Bekerja di Belgia dan Hong Kong membuat popularitas Kasing meningkat pesat. Karya-karya ilustrasi Kasing banyak diminati bahkan berkolaborasi dengan para kreator dan penulis.
Pada 2015, Kasing membuat The Monsters, sekumpulan karakter yang baik dan jahat, termasuk Zimomo, Tycoco, Spooky, dan yang paling terkenal, Labubu.
Dalam cerita Kasing, Labubu adalah karakter yang baik hati dan selalu ingin membantu, tetapi selalu melakukan hal-hal buruk. Labubu lahir dengan karakter khas yang hidup dan banyak digemari di kalangan pecinta seni.
Pada 2019, Kasing menandatangani perjanjian lisensi eksklusif dengan Pop Mart untuk rekor penjualan di kategori mainan seni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.