Kasus Femisida Seksual di Indonesia Meningkat Sepanjang 2025
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Kim Woo Bin - ist/Netflix
Harianjogja.com, JAKARTA—Aktor terkenal asal Korea Selatan Kim Woo-bin, mengaku tidak pernah mengetahui bahwa pekerjaan sebagai petugas bela diri benar-benar ada sebelum memerankan karakter di film aksi orisinal Korea Netflix, Officer Black Belt.
"Saya harus mengakui, saya belum pernah mendengar tentang profesi ini sebelum menerima naskah. Dalam beberapa hal, itu membuat peran ini semakin menarik bagi saya," kata aktor tersebut dalam wawancara kelompok dengan wartawan lokal di Seoul, Kamis waktu setempat, yang dikutip dari Yonhap, Jumat (20/9/2024).
Kim merasa senang mengetahui bahwa sutradara Kim Joo-hwan ingin meningkatkan kesadaran tentang profesi ini selama pertemuan pertama mereka dan merasakan koneksi segera dengan sutradara dalam tujuan bersama ini.
"Saya belajar tentang pahlawan sehari-hari yang sebelumnya tidak saya ketahui, dan saya menyadari bahwa saya telah hidup lebih aman dan bahagia berkat mereka. Saya ingin menyampaikan perasaan ini kepada penonton,” ungkapnya.
Aktor ini memerankan Lee Jung-do, karakter dengan tujuan sederhana dalam hidup: hidup bahagia setiap hari.
BACA JUGA: Siap-Siap! BMKG Sebut Ada Potensi Hujan Ringan di Sleman dan Kulonprogo 2 Hari ke Depan
Terampil dalam seni bela diri seperti taekwondo, judo, dan kendo, serta memegang sabuk tingkat tertinggi, dia adalah pemuda biasa yang menikmati bermain video game dengan teman-teman dan membantu di restoran ayam milik ayahnya sebagai pengantar.
Suatu hari, dia secara tak terduga membantu seorang petugas bela diri yang kesulitan menahan seorang narapidana yang bertindak kasar. Insiden ini membuka babak baru dalam hidupnya, dia dipekerjakan sebagai petugas bela diri sementara dan mulai bekerja bersama petugas percobaan Kim Sun-min (Kim Sung-kyun).
Film ini dirilis pada hari Jumat dan debut di posisi nomor 1 di chart film non-Inggris Netflix, dengan 8,3 juta tayangan dalam minggu yang berakhir pada hari Minggu waktu setempat.
Aktor ini mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas respons positif yang sebagian besar diterima film ini. Salah satu komentar, khususnya, sangat mengesankannya.
Yang paling menyentuh hati aktor ini adalah melihat bagaimana perjalanan emosional dan mental karakternya terhubung dengan penonton.
Meski sukses, aktor berusia 35 tahun ini dengan rendah hati mengakui bahwa dia masih belajar untuk memahami reaksi penonton.
"Dengan setiap proyek, selalu ada ketidakpastian apakah penonton akan menyukainya atau tidak. Saya memulai setiap peran dengan campuran antisipasi dan energi gugup,” ujar Kim.
Namun, dia menambahkan bahwa dirinya merasa lega bahwa penonton tampaknya terhubung dengan apa yang ia rasakan saat mengerjakan film tersebut.
Di luar lokasi syuting, dia berusaha untuk menjalani setiap hari dengan penuh, seperti yang dilakukan Jung-do dalam film.
Perspektif ini semakin kuat setelah perjuangan Kim melawan kanker tenggorokan yang langka. Didiagnosis pada tahun 2017 dan sepenuhnya sembuh pada tahun 2019, aktor ini menemukan bahwa filosofi hidup yang sama membantunya lebih memahami dalam memerankan karakternya.
Walau menghargai bahwa pengalaman ini membentuk siapa dirinya sekarang, dia menyesal tidak lebih menghargai momen-momen sehari-hari tersebut.
"Saya merasa menyesal telah terlalu keras pada diri sendiri. Sekarang saya memiliki perspektif dan pendekatan baru terhadap hidup. Satu hal yang saya pastikan lakukan setiap hari adalah melihat ke mata orang yang saya ajak bicara. Dengan fokus pada interaksi ini, saya merasa hidup di setiap momen dengan lebih penuh,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.