JBBA 2026, Saatnya Dunia Usaha Berandil Cetak Talenta Masa Depan
JBBA 2026 menyoroti peran dunia usaha dalam membangun SDM adaptif di era AI dan transformasi digital di Jogja.
Ilustrasi kesehatan mata anak. Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Saat ini kacamata tak cuma berperan sebagai alat bantu penglihatan. Lebih dari itu, kacamata kini sudah menjadi tren gaya hidup yang dimaksudkan untuk menopang penampilan si pemakainya.
Apakah Anda pernah merasa tidak cocok menggunakan kacamata tertentu? Ini karena kacamata tertentu lebih cocok dengan bentuk wajah tertentu. Tidak hanya kacamata, tetapi bentuk wajah juga dapat membantu Anda dalam memilih gaya rambut, garis leher pada pakaian, hingga aksesori.
Hal ini karena manusia merasa tertarik dengan bentuk simetris. Apabila wajah Anda memiliki bentuk tertentu, pilihlah kacamata yang dapat mengimbangi bentuk wajah Anda.
Dilansir dari Eyebuydirect dan Glasses Direct, berikut rekomendasi pilihan kacamata berdasarkan bentuk wajah:
Bentuk wajah ini memiliki sifat menyempit di dahi dan rahang, sementara tulang pipi terlihat tinggi dan tegas. Wajah dengan bentuk wajik cocok menggunakan kacamata dengan detail yang menarik perhatian, seperti kacamata tanpa bingkai, atau bahkan bingkai yang unik seperti cat-eye atau horn-rimmed.
Jika Anda lebih suka jenis kacamata yang halus, pilih bentuk bingkai oval yang tebal. Tetapi, Anda perlu berhati-hati memilih warna agar karakteristik kacamata tidak terlalu berlebihan.
Orang dengan bentuk wajah kotak memiliki rahang yang tajam serta fitur wajah yang tegas. Panjang dan lebar wajahnya kurang lebih sama. Bentuk wajah ini lebih cocok menggunakan bingkai yang sifatnya agak bulat.
Biasanya, bentuk kacamata ini sifatnya klasik dan retro untuk laki-laki. Kacamata tanpa bingkai atau semi-bingkai juga terlihat bagus. Jika Anda lebih ingin bergaya, bingkai cat-eye bisa dimanfaatkan.
Hindari bingkai kacamata yang tipis, tajam, dan kotak. Kacamata jenis ini malah akan lebih menekankan bentuk wajah Anda, bukan mengimbanginya. Pilih kacamata yang letaknya tinggi di hidung Anda. Hal ini karena proporsi wajah Anda terdefinisikan oleh rahang, maka kacamata yang tinggi dapat membuat wajah terlihat lebih lembut.
Bentuk wajah hati memiliki banyak pilihan jenis kacamata. Karakteristiknya adalah dahi dan tulang pipi lebar, dengan dagu yang kecil. Jika ingin mencari kacamata yang memberi kontras dan keseimbangan, Anda dapat memilih bingkai yang terletak cukup rendah di hidung Anda.
Selain itu, bingkai oval terlihat cocok bagi wajah hati, terutama oval pipih. Ini supaya kacamata Anda tidak menjadi karakteristik berlebihan di wajah. Kacamata tanpa bingkai juga dapat memberi efek yang sama.
Wajah oval memiliki khas tulang pipi tinggi yang menyempit sedikit ke arah dahi. Karena bentuk oval cenderung seimbang dan simetris, maka hampir semua jenis kacamata cocok digunakan orang dengan bentuk wajah ini.
Anda bisa memilih bingkai oversized jenis retro, bingkai berwarna yang cerah, bingkai tebal, hingga berbentuk aneh.
Namun, jika Anda lebih suka untuk terlihat simpel, gunakan kacamata dengan bingkai besi tipis. Salah satu jenis kacamata yang perlu dihindari adalah bingkai yang kecil, karena dapat membuat wajah Anda terlihat lebih panjang.
Bentuk wajah bulat Wajah bulat berkarakteristik dahi lebar, pipi tembem, dan dagu yang membulat. Dengan bentuk wajah yang cenderung halus ini, pilihlah kacamata dengan pinggiran yang tajam. Jika Anda memiliki bentuk wajah bulat, Anda dapat mencoba kacamata kotak klasik semi-tanpa bingkai. Selain itu, Anda dapat menggunakan kacamata berbingkai tegas, seperti cat-eye atau bingkai geometri yang unik jika Anda lebih ingin bergaya dan menarik perhatian.
Wajah segitiga biasanya memiliki rahang yang tajam dan lebar serta dahi yang sempit. Bingkai kacamata yang lebar dapat membantu menyeimbangkan rahang tegas Anda. Contoh kacamata yang dapat digunakan adalah bingkai dengan aksen warna atau detil tambahan di bagian atas.
Selain itu, kacamata seperti cat-eye atau jenis aviator memiliki ketegasan di bingkai bagian atas, dan lebih “normal” di bagian bawah. Kacamata seperti ini sesuai dengan bentuk wajah segitiga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.