Sensus Ekonomi 2026, Petugas Gencar Mendata Warga hingga Batas Akhir
Petugas Sensus Ekonomi 2026 terus menyisir warga yang belum terdata menjelang batas akhir pendataan pada 31 Agustus 2026.
Johan Wahyudi – Harian Jogja/Sirojul Khafid
SLEMAN—Dalam dua kali proses istrinya melahirkan, pikiran Johan Wahyudi bisa lebih tenang. Kelahiran anak pertama dengan normal dan anak kedua dengan operasi caesar, keduanya dengan penjaminan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Alokasi biaya persalinan bisa untuk kebutuhan lain selama tumbuh kembang anak.
Sekitar tahun 2014, anak pertama mereka lahir. Kala itu, kondisi kandungan dan juga kesehatan istri Johan memungkinkan untuk proses persalinan secara normal. Dia juga memanfaatkan fasilitas JKN dari kantor istri yang mencakup seluruh anggota keluarga.
“Proses persalinan anak pertama merupakan pertama kalinya menggunakan JKN untuk urusan kesehatan, Alhamdulillah semua berjalan lancar dan tanpa membayar sepeser pun,” kata Johan, Selasa (10/10/2023).
Sembilan tahun berselang, karunia berupa anak kedua menghampiri pasangan yang tinggal di Sleman ini. Mereka rutin kontrol secara berkala. Memasuki bulan kelima, dokter mengidentifikasi apabila istri Johan tidak bisa melahirkan secara normal. Ada kondisi yang cukup berisiko. Sehingga dokter menyarankan kelahiran anak kedua istri Johan dengan operasi caesar.
Untuk memastikan semuanya lancar, rumah sakit menyarankan mereka untuk segera bersiap. Apabila terjadi sesuatu selama menunggu proses persalinan, semuanya bisa lebih cepat tertangani.
Di fasilitas kesehatan pertama berupa klinik di daerah Sariharjo, Sleman, Johan dan istrinya rutin memeriksakan diri. “Periksa [kehamilan rutin] pakai JKN, gratis semua,” kata laki-laki berusia 41 tahun ini.
Memasuki H-1 menjelang persalinan, istri Johan masuk ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Sakina Idaman, Mlati, Sleman. Perlu ada pemasangan serta persiapan persalinan. Beberapa jam sebelum anak lahir, rumah sakit memberitahukan segala rincian persiapan. Johan dan istrinya masuk ke layanan kelas 1 rumah sakit.
Datang ke rumah sakit Jumat malam, mereka pulang Senin siang. Proses operasi Caesar lancar. Semua layanan gratis dan tidak ada biaya yang keluar dari Johan dan istrinya. “Pulang tinggal pulang aja. Dikasih rincian buat kontrol dan gratis semua,” kata Johan.
“Kami merasakan layanan dengan JKN, dengan BPJS Kesehatan lancar dan memuaskan,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber :
Petugas Sensus Ekonomi 2026 terus menyisir warga yang belum terdata menjelang batas akhir pendataan pada 31 Agustus 2026.
Ramalan 12 zodiak Selasa 1 September 2026, Virgo paling menonjol, Taurus dan Libra mendapat energi positif awal bulan.
Prakiraan cuaca DIY Selasa (1/9) cerah berawan dengan suhu 33°C. Waspada perubahan angin di pesisir Bantul dan Kulonprogo. Cek info BMKG selengkapnya.
Pemda DIY menekankan pentingnya membuktikan manfaat nyata keistimewaan bagi generasi muda sekaligus menjawab tantangan masa depan.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Lima jodhang berisi hasil bumi dari empat kabupaten dan satu kota di DIY diserahkan dalam Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK)