650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Wisata alam Pijar Park di Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kudus, Jawa Tengah. (Antara)
Harianjogja.com, KUDUS—Selain Semarang, Solo dan sejumlah kota lain di Jawa Tengah, wisatawan asing mulai tertarik mengunjungi objek wisata di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Salah satunya wisata alam Pijar Park di Desa Kajar, Kecamatan Dawe serta beberapa objek wisata lainnya.
"Saat ini sudah banyak objek wisata di Kudus yang mulai diminati wisatawan asing. Selain Objek Wisata Pijar Park, ada pula Museum Jenang, Menara Kudus, Makam Sunan Muria, dan Museum Patiayam juga sering dikunjungi wisatawan asing," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Mutrikah, di Kudus, Sabtu (30/9/2023).
Baca Juga: Objek Wisata di Kudus Tutup, 16 Bus Mau Ziarah ke Makam Sunan Dipaksa Putar Balik
Hal terpenting, kata dia lagi, sebelum meningkatkan promosi secara masif, objek wisatanya dipastikan sudah tertata dengan baik.
Kalau pun masih ada sarana dan prasarana yang belum lengkap, menurut dia, harus dilengkapi terlebih dahulu, sebelum nantinya dipromosikan keluar. "Termasuk sumber daya manusia (SDM) juga harus dipersiapkan. Jika menargetkan wisatawan asing tentunya harus menyiapkan pemandu wisata yang menguasai bahasa asing, minimal bahasa Inggris," ujarnya.
Baca Juga: Ini Tujuh Masjid Unik yang Wajib Dikunjungi
Selain itu, kata dia, sarana dan prasarananya juga harus disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan internasional, sehingga ketika mereka berkunjung tidak kecewa.
Direktur Pijar Park Kudus Yusuf membenarkan objek Wisata Pijar Park Kudus memang sudah dua kali dikunjungi wisatawan mancanegara, di antaranya dari Korea dan terbaru dari Belanda.
"Kami juga sudah melakukan penataan, termasuk menyiapkan tempat penginapan dari kelas standar hingga kelas VIP," ujarnya.
Untuk objek wisata yang bisa dinikmati, kata dia pula, cukup banyak, termasuk kafe dengan pemandangan alam yang baru dioperasikan, kemudian ada jeep adventure serta sering kali menggelar pertunjukan musik.
Ia mengakui siap melengkapi sarana dan prasarana pendukung, sehingga semua wisatawan yang berkunjung tidak kecewa, termasuk wisatawan asing.
Johan, wisatawan asal Belanda mengakui tertarik mengunjungi Pijar Park Kudus setelah dirinya mencari di Internet.
"Kami bersama istri dan anak memang sedang berwisata di Indonesia. Setelah sebelumnya berkunjung ke Sumatera, kemudian pindah ke Karimunjawa, Jepara dan setelah mencari di internet ternyata ketemu Pijar Park yang menawarkan panorama alam," ujarnya lagi.
Ternyata, kata dia, panorama alam di Pijar Park memang sangat bagus dan alami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.