DPAD DIY Terus Ajak Masyarakat Luas Nonton Diorama
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Ilustrasi panti pijat
Harianjogja.com, JOGJA—Banyaknya kegiatan saat liburan membuat tubuh menjadi lelah. Untuk memulihkan tenaga lagi, Anda bisa melakukan terapi pijat.
Terapi pijat biasanya ditawarkan oleh salon-salon kecantikan. Mereka tidak hanya menyediakan jasa perawatan kecantikan dan potong rambut, tetapi juga melayani pijat tubuh.
Dilansir dari Alodokter, terapi pijat memiliki banyak manfaat untuk seorang perempuan. Tidak hanya untuk tubuhnya tetapi juga psikisnya karena selain mengurangi rasa capai, terapi pijat juga membuat pikiran menjadi rileks.
Baca juga: Biasakan Konsumsi Rasa Tawar Bisa Cegah Diabetes
Berikut ini segudang manfaat dari terapi pijat yang perlu Anda ketahui:
Terapi pijat diketahui dapat membantu tubuh untuk meningkatkan empat jenis hormon yang menimbulkan perasaan bahagia, yaitu serotonin, dopamin, endorphin, dan oksitoksin. Peningkatan hormon-hormon tersebut, tentu dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks sehingga stress yang dirasakan sebelumnya pun akan berkurang.
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pijat dapat mengatasi gejala nyeri punggung kronis. Namun, manfaat terapi pijat sebagai metode pengobatan nyeri punggung masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Studi menunjukkan bahwa terapi pijat bisa dilakukan sebagai terapi tambahan untuk meringankan nyeri dan meningkatkan pergerakan sendi pada orang yang mengalami radang sendi.
Terapi pijat bisa bermanfaat untuk meringankan keluhan sakit kepala, termasuk migrain. Studi menunjukkan bahwa terapi pijat dapat meredakan gejala nyeri dan memperbaiki kualitas tidur pada orang yang sering merasakan sakit kepala atau migrain.
Pijat yang dilakukan secara rutin terbukti dapat menurunkan tingkat depresi dan rasa cemas serta meningkatkan kualitas tidur. Hal ini karena pijat dapat memicu pelepasan hormon serotonin, hormon yang dapat menimbulkan rasa tenang. Terapi pijat juga telah terbukti bermanfaat tak hanya bagi orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja.
Untuk merangsang kembali pembentukan jaringan otot yang menyusut, terapi pijat bisa dilakukan sebagai terapi tambahan pada penderita kondisi tersebut. Selain itu, penelitian juga menyatakan bahwa terapi pijat bermanfaat untuk meringankan gejala akibat kondisi tertentu, seperti gangguan pencernaan dan saraf, cedera otot, insomnia, dan nyeri haid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.