Google Siapkan Fitur Anti-Penipuan di Android 17
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Memastikan seseorang masih perjaka atau tidak memang sulit. Tapi, ada sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat terkait keperjakaan. Apa saja mitos keperjakaan tersebut?
Mitos yang ada di masyarakat menyatakan jika banyak orang percaya bahwa keperjakaan laki-laki bisa terlihat dari kemampuannya melepas bra wanita ketika berhubungan badan.
Jika laki-laki bisa melepaskan bra wanita dengan mudah, besar kemungkinan laki-laki tersebut sudah tidak perjaka. Tapi, lagi-lagi ini hanyalah mitos. Sebab, banyak laki-laki yang sudah berhubungan seks tapi masih belum mahir membuka bra.
Mitos lain mengungkapkan jika pria perjaka akan gugup dan tidak ahli. Padahal, bisa saja laki-laki yang belum pernah berhubungan seks mungkin sudah merasa sangat yakin dan percaya diri saat malam pertamanya bersama istri, sehingga laki-laki tersebut pun tidak terlihat gugup atau kikuk.
Sementara itu, pria yang sudah berkali-kali berhubungan seks belum tentu memahami seluk-beluk tubuh wanita, sehingga pria ini tampak tidak ahli. Alhasil, pasangan wanita mungkin tidak terpuaskan dalam bercinta dan menganggapnya masih perjaka.
Mitos lain mengatakan jika seorang laki-laki perjaka akan ejakulasi dini atau kecenderungan untuk orgasme terlalu cepat. Padahal, ejakulasi dini berkaitan dengan kondisi psikologis, seperti rasa senang, tidak sabar, gugup, atau cemas.
Sementara pada kasus tertentu, ejakulasi dini terjadi akibat gangguan kesehatan atau penyakit tertentu. Penyakit yang mungkin mengakibatkan kondisi ini, antara lain gangguan hormon, gangguan prostat, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan diabetes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.