Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Memastikan seseorang masih perjaka atau tidak memang sulit. Tapi, ada sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat terkait keperjakaan. Apa saja mitos keperjakaan tersebut?
Mitos yang ada di masyarakat menyatakan jika banyak orang percaya bahwa keperjakaan laki-laki bisa terlihat dari kemampuannya melepas bra wanita ketika berhubungan badan.
Jika laki-laki bisa melepaskan bra wanita dengan mudah, besar kemungkinan laki-laki tersebut sudah tidak perjaka. Tapi, lagi-lagi ini hanyalah mitos. Sebab, banyak laki-laki yang sudah berhubungan seks tapi masih belum mahir membuka bra.
Mitos lain mengungkapkan jika pria perjaka akan gugup dan tidak ahli. Padahal, bisa saja laki-laki yang belum pernah berhubungan seks mungkin sudah merasa sangat yakin dan percaya diri saat malam pertamanya bersama istri, sehingga laki-laki tersebut pun tidak terlihat gugup atau kikuk.
Sementara itu, pria yang sudah berkali-kali berhubungan seks belum tentu memahami seluk-beluk tubuh wanita, sehingga pria ini tampak tidak ahli. Alhasil, pasangan wanita mungkin tidak terpuaskan dalam bercinta dan menganggapnya masih perjaka.
Mitos lain mengatakan jika seorang laki-laki perjaka akan ejakulasi dini atau kecenderungan untuk orgasme terlalu cepat. Padahal, ejakulasi dini berkaitan dengan kondisi psikologis, seperti rasa senang, tidak sabar, gugup, atau cemas.
Sementara pada kasus tertentu, ejakulasi dini terjadi akibat gangguan kesehatan atau penyakit tertentu. Penyakit yang mungkin mengakibatkan kondisi ini, antara lain gangguan hormon, gangguan prostat, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan diabetes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.