Rupiah Menguat ke Rp17.696 Dipicu Harapan Damai AS-Iran
Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.696 per dolar AS seiring optimisme perdamaian AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
Aktris Nia Ramadhani ketika menyampaikan pernyataan dan permintaan maaf dihadapan awak media saat rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (10/7/2021). /Suara.com-Alfian Winanto
Harianjogja.com, JAKARTA-Nia Ramadhani tak kuasa menahan tangis saat menjalani sidang lanjutan kasus penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021). Ia berurai air mata ketika majelis hakim menanyakan soal anak-anaknya.
Bintang sinetron Bawang Merah Bawang Putih itu menyebut anak sulungnya, Mikhayla Zalindra Bakrie sudah mengerti dan mengetahui tentang kasus yang menimpanya bersama sang suami, Ardi Bakrie.
"Dia tau masalah ini," kata Nia Ramadhani di persidangan.
Tangis menantu Aburizal Bakrie itu pun pecah. Kepada majelis hakim, dia menceritakan ketika dirinya minta maaf pada sang anak.
"Saya sudah jelaskan bahwa mama salah tapi mama sudah belajar sekarang, dan mama minta Mikhayla maafin mama," ujar Nia sambil menangis.
Baca juga: AP I Ungkap Alasan YIA Belum Butuh Polsek Khusus Bandara
Di balik pengakuan dan permintaan maafnya, Nia Ramadhani justru mendapat respons tak terduga dari putrinya. Bocah 9 tahun itu malah memintanya bersabar hadapi kasus tersebut.
"Tapi anak itu saya bilang \'it\'s ok mama yang penting mama sudah tau [itu salah] dan I\'m proud of you\'," lanjut Nia Ramadhani teringat kata-kata sang anak.
Nia Ramadhani dan sopirnya, NZ awalnya ditangkap Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat di kediaman pribadinya di kawasan Jakarta Selatan pada 7 Juli 2021.
Dari lokasi penangkapan, polisi mengamankan sabu seberat 0,78 gram dan alat isap (bong). Sementara Ardi Bakrie malamnya langsung menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat mengingat dirinya juga mengonsumsi narkoba bareng Nia Ramadhani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.696 per dolar AS seiring optimisme perdamaian AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.